Viral Curhat Wanita Suaminya Izin Menikah Lagi, Ngaku Ingin Poligami karena Mencintai Dua Wanita
Randy P.F Hutagaol June 29, 2026 01:27 AM

TRIBUN-MEDAN.com - Seorang wanita mengaku berada dalam dilema setelah suaminya menyampaikan keinginan untuk menikah lagi atau berpoligami.

Ia mengaku belum mampu menerima kenyataan bahwa kasih sayang suaminya harus terbagi dengan wanita lain, meski di sisi lain dirinya juga tidak sanggup kehilangan pria yang telah menjadi pasangan hidupnya.

Kisah tersebut dibagikan oleh wanita itu ketika menceritakan kondisi rumah tangganya yang tengah menghadapi ujian.

Dikutip dari Mstar pada Minggu (28/6/2026), wanita mengatakan, sang suami telah meminta izin untuk menikah dengan wanita lain.

Namun, hingga kini dirinya masih belum memberikan keputusan karena masih mempertimbangkan berbagai hal, termasuk mempertahankan pernikahan mereka atau memilih berpisah.

“Suami ingin menikah lagi. Karena dia meminta izin, aku sedang berpikir apakah harus menerima atau melanjutkan saja untuk bercerai,” ungkap wanita tersebut.

Ia mengatakan, salah satu hal yang membuatnya semakin sulit mengambil keputusan adalah sikap suaminya yang mengaku tidak mampu memilih antara dirinya dan wanita lain.

Menurut pengakuan sang suami, alasan dirinya tidak ingin memilih karena masih menyayangi keduanya.

“Dia bilang tidak mampu memilih karena menyayangi keduanya,” katanya.

Wanita itu mengaku berada dalam posisi yang sulit. Ia masih mencintai suaminya dan tidak ingin kehilangan sosok yang selama ini menemaninya dalam rumah tangga.

Namun, ia juga merasa takut dengan kondisi emosionalnya apabila harus menerima kenyataan bahwa suaminya akan membagi perhatian dan kasih sayang kepada wanita lain.

“Dengan keadaan seperti ini, aku tidak sanggup kehilangan dia, tapi aku takut aku yang akan menjadi gila,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa suaminya selama ini merupakan pria yang penyayang dan bertanggung jawab. Meski berasal dari keluarga yang tidak berada, menurutnya sang suami tetap berusaha menjalankan perannya dalam keluarga.

Dari pernikahan tersebut, keduanya juga telah dikaruniai seorang anak.

Menurut wanita itu, keinginan suaminya untuk melakukan poligami sebenarnya bukan hal yang baru. Sang suami sudah pernah menyampaikan keinginannya sejak lama.

Namun, karena dirinya tidak pernah memberikan izin, rencana tersebut tidak pernah dilanjutkan.

Wanita tersebut juga mengaku telah mengetahui sosok wanita yang ingin dinikahi suaminya. Ia bahkan pernah melihat wajah wanita tersebut secara langsung.

Ketika pertama kali mendengar keinginan suaminya untuk menikah lagi, ia mengaku sangat marah hingga memilih menjaga jarak dari suaminya selama hampir satu bulan.

Meski merasa terluka, ia tetap menjalankan tanggung jawabnya sebagai istri. Namun, sikapnya terhadap suami berubah menjadi lebih dingin karena merasa hubungan rumah tangganya tidak lagi sama seperti sebelumnya.

“Aku tetap menjalankan semua tanggung jawab, tetapi aku dingin. Aku merasa sudah kehilangan suamiku. Aku merasa sakit karena cintanya sudah terbagi dua,” katanya.

Ia mengaku belum siap menerima kenyataan harus berbagi suami dengan wanita lain. Baginya, membayangkan kehidupan rumah tangga dengan adanya istri kedua saja sudah membuat dirinya merasa terluka.

“Memikirkan hal itu saja aku sudah merasa sakit, aku tidak sanggup memberikan izin,” ujarnya.

Meski demikian, wanita tersebut masih berharap hubungan rumah tangganya dapat kembali seperti semula. Ia ingin suaminya kembali memberikan perhatian dan perlakuan seperti sebelum masalah poligami muncul.

Dalam kondisi tersebut, ia bahkan mengungkapkan bahwa dirinya lebih memilih tidak mengetahui apabila suaminya tetap menjalin hubungan dengan wanita tersebut secara diam-diam. Menurutnya, hal yang paling membuatnya berat adalah ketika kenyataan tersebut harus dihadapinya secara langsung.

“Jangan sampai ketahuan saja. Kalau ketahuan, aku akan memviralkan dia,” katanya.

Dua hari setelah percakapan tersebut, sang suami kembali menyampaikan keinginannya untuk menikah lagi. Namun, kali ini ia meminta syarat berupa izin dari sang istri karena wanita yang ingin dinikahinya menginginkan status dan hak yang sama sebagai seorang istri.

Wanita tersebut mengatakan, calon istri kedua suaminya sebenarnya bersedia menjalani pernikahan poligami. Namun, wanita itu ingin mendapatkan izin dari istri pertama agar tidak terjadi konflik di kemudian hari.

“Perempuan itu sanggup bermadu, tetapi dengan izin aku karena dia tidak ingin bergaduh. Dia ingin mendapatkan hak untuk bermalam,” jelasnya.

Karena masih belum mampu menerima keputusan tersebut, wanita itu memilih menunda memberikan izin. Ia meminta waktu untuk memikirkan langkah terbaik bagi dirinya, suami, dan keluarganya.

“Itulah sebabnya aku menunda dulu memberikan izin poligami. Aku meminta waktu meskipun aku tidak tahu harus melakukan apa,” ungkapnya.

Hingga saat ini, wanita tersebut masih berada dalam proses mempertimbangkan keputusan terkait masa depan rumah tangganya. Ia mengaku masih mencintai suaminya, tetapi juga harus menghadapi perasaan terluka karena harus menerima kemungkinan berbagi kasih dengan wanita lain.

 

(cr31/tribun-medan.com)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.