TRIBUNMANADO.CO.ID - Wilayah Kaur, Bengkulu dan sekitarnya diguncang gempa bumi tektonik pada Senin pagi, 29 Juni 2026.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan bahwa gempa berkekuatan Magnitudo 3,3 tersebut terjadi pada pukul 05:14:31 WIB.
Berdasarkan data resmi BMKG, gempa terletak pada koordinat 4.96 Lintang Selatan (LS) dan 103.02 Bujur Timur (BT).
Pusat gempa ini berada di laut, tepatnya berjarak sekitar 40 kilometer arah Barat Daya Kaur, Bengkulu, dengan kedalaman 28 kilometer di bawah permukaan laut.
Hingga saat ini, belum ada laporan resmi mengenai dampak kerusakan maupun guncangan yang dirasakan oleh warga di sekitar lokasi.
BMKG menegaskan bahwa informasi terkait gempa bumi ini mengutamakan kecepatan.
"Sehingga hasil pengelolaan data belum stabil dan berubah seiring kelengkapan data," terang BMKG melalui akun X BMKG.
Catatan:
Gempa bumi yang dilaporkan BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika) kadang tidak terasa oleh masyarakat karena beberapa faktor teknis dan alamiah.
Banyak gempa yang tercatat adalah gempa kecil, kurang dari magnitudo 4,0 terutama yang sering terjadi di wilayah aktif.
Meskipun alat seismometer sangat sensitif, guncangan magnitudo kecil sering kali tidak terasa oleh manusia.
Gempa yang berpusat di kedalaman yang sangat dalam sering kali tidak terasa di permukaan karena energi guncangannya sudah teredam oleh lapisan bumi sebelum mencapai permukaan.
Lokasi masyarakat yang berada jauh dari pusat gempa menyebabkan getaran terasa sangat lemah atau tidak terasa sama sekali.
BMKG menggunakan teknologi seismometer canggih yang mampu mendeteksi guncangan super kecil, yang tidak dirasakan manusia namun penting bagi ilmuwan untuk memetakan aktivitas tektonik.
Tanah lunak dapat memperkuat guncangan, sedangkan tanah keras atau batuan padat cenderung meredam getaran.
WhatsApp Tribun Manado: Klik di Sini