Korban Tewas Gempa Kembar Venezuela Tembus 1.450 Jiwa, Ribuan Mengungsi di Tengah Gempa Susulan
Tribun-video June 29, 2026 09:42 AM
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baruTRIBUN-VIDEO.COM - Situasi di Venezuela saat ini masih mencekam setelah dua gempa dahsyat mengguncang wilayah tersebut pada Rabu (24/6/2026) lalu.Korban tewas akibat gempa berkekuatan magnitudo 7,2 dan 7,5 ini tembus sebanyak 1.450 jiwa.Kabar duka tersebut disampaikan langsung oleh Ketua Majelis Nasional Venezuela, Jorge Rodriguez.Dalam pidatonya, Rodriguez juga mengumumkan jumlah korban luka-luka akibat gempa tersebut mencapai 3.238 orang."Hingga saat ini 3.142 keluarga terpaksa mengungsi kehilangan tempat tinggal," ujar Rodriguez seperti dikutip dari Anadolu, Senin (29/6/2026).Pemerintah Venezuela kini tengah berpacu dengan waktu dalam operasi penyelamatan berskala besar.Lebih dari 30.000 personel gabungan — terdiri dari militer, kepolisian, dokter, paramedis, hingga psikolog — telah diterjunkan ke titik-titik paling terdampak untuk menyisir reruntuhan gedung dan mengevakuasi korban yang masih terjebak.Berdasarkan data Badan Survei Geologi Amerika Serikat (USGS), bencana ini dipicu oleh dua gempa besar yang terjadi hampir bersamaan pada Rabu waktu setempat, dengan selisih waktu hanya 39 detik.Gempa pertama berkekuatan M 7,2 berpusat di dekat Kota San Felipe, disusul gempa kedua yang lebih besar, yakni M 7,5 di dekat Kota Yumare, negara bagian Yaracuy.Karena terjadi berurutan dalam waktu yang sangat singkat, banyak warga tidak sempat menyelamatkan diri saat bangunan tempat tinggal mereka ambruk.Hingga saat ini, situasi di lapangan masih tidak menentu lantaran Venezuela terus digoyang oleh ratusan gempa susulan."Kami mencatat telah terjadi setidaknya 430 gempa susulan sejak gempa kembar pertama melanda pada hari Rabu," tambah Rodriguez.Bantuan Internasional Mulai BerdatanganSkala kerusakan yang masif membuat pemerintah Venezuela membuka pintu bagi bantuan kemanusiaan global.Tim ahli penyelamat search and rescue (SAR) dari negara tetangga seperti Kolombia dan Brasil, serta unit taktis dari beberapa negara Eropa terpantau sudah mendarat dan langsung diterjunkan ke titik-titik kritis.Namun, kerja tim gabungan di lapangan terganjal kendala teknis yang sangat berat.Menurut laporan Reuters, pemadaman listrik massal terjadi di hampir seluruh wilayah terdampak akibat hancurnya gardu-gardu utama.Kondisi ini diperparah dengan lumpuhnya jaringan telekomunikasi dan internet, sehingga koordinasi antarposko penanganan bencana menjadi sangat lambat dan terputus-putus.Kini, dengan peralatan seismik pelacak suara dan bantuan anjing pelacak, tim SAR lintas negara terus menyisir labirin beton La Guaira.Bagi ribuan keluarga yang masih cemas menunggu kepastian di tenda-tenda darurat, setiap detak jam adalah pertaruhan antara hidup dan mati anggota keluarga mereka yang belum ditemukan.(Tribun-Video.com)Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 1.400 Orang, Ribuan Lainnya Masih Hilang, https://www.tribunnews.com/internasional/7847683/korban-tewas-gempa-venezuela-tembus-1400-orang-ribuan-lainnya-masih-hilang?utm_content=headline-primary&utm_medium=widget-homepage&utm_source=www.tribunnews.com.Penulis: Whiesa DaniswaraEditor: Nanda Lusiana SaputriEditor Video: VP Magang Embun FauqotussilfiaUploader:#Venezuela #GempaVenezuela #GempaBumi #Earthquake #BreakingNews #BeritaDunia #UpdateDunia #BencanaAlam #Disaster #GempaSusulan #PrayForVenezuela #SAR #Rescue #USGS #KorbanGempa #Evakuasi #Internasional #NewsUpdate #Trending #Viral #FYP #InfoDunia #WorldNews #Emergency #Kemanusiaan #Relief #RescueMission #StaySafe #GlobalNews #Headline