Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fauzi Alamsyah
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Komedian senior Mpok Atiek membagikan rahasianya tetap sehat dan bugar meski usianya kini telah menginjak 70 tahun.
Menurut Mpok Atiek, menjaga kesehatan bukan hanya soal olahraga dan pola makan, tetapi juga bagaimana seseorang mengelola pikiran dan hati.
Baca juga: Mpok Atiek Enggan Percantik Diri dengan Operasi Plastik, Ini Alasannya
"Pikiran. Ya, nomor satu. Karena kesehatan itu semua datangnya dari pikiran. Sama hati, harus diatur. Jangan pernah merasa iri, dengki, dan semua yang jelek-jelek buang ya," kata Mpok Atiek saat ditemui di kawasan Sudirman, Jakarta Pusat, Minggu (28/6/2026).
Pemilik nama lengkap Atiek Riwayati itu mengaku selalu berusaha menjalani hidup apa adanya tanpa memendam kebencian terhadap orang lain.
"Hidup lempeng apa adanya, Insyaallah ininya juga lempeng. Umur boleh kepala tujuh, tapi sehat harus, karena kesehatan segala-galanya," ucapnya.
Sikap lapang dada ini diterapkan Mpok Atiek saat diterpa hoaks atau kabar bohong yang menyebut dirinya meninggal dunia.
Alih-alih marah, komedian senior tersebut justru memilih mendoakan orang yang menyebarkan informasi tidak benar tersebut.
Ia berharap orang tersebut diberikan kesehatan dan rezeki yang melimpah.
"Biar sehat, banyak rezekinya. Jadi jangan pernah dendam," ujarnya.
Menurut Mpok Atiek, memendam rasa kesal hanya akan berdampak buruk bagi diri sendiri.
Karena itu, ia memilih menjalani hidup dengan hati yang lapang.
"Kalau kesel itu bikin cepat tua. Nah itu nggak boleh," katanya.
Selain menjaga pikiran, Mpok Atiek juga rutin berolahraga setiap pagi.
Ia mengaku setiap hari berjalan kaki selama 30 menit bersama asistennya usai salat Subuh. Jika sedang sibuk, ia menggantinya dengan treadmill di rumah.
"Soalnya umur sudah 70 ya. Lebih dari 30 menit bisa pingsan," ujarnya bergurau.
Tak hanya itu, Mpok Atiek juga mengingatkan pentingnya menjauhi rasa iri terhadap pencapaian orang lain.
Menurutnya, setiap orang memiliki rezeki yang sudah diatur.
"Jangan pernah punya penyakit hati. Rezeki dari Allah masing-masing ada takarannya. Kita senyum aja sama siapa pun, senyum itu ibadah," tuturnya.