Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Percobaan pencurian sepeda motor terjadi di halaman Kantor MMS, perusahaan penyedia jasa internet di Bandar Lampung, Sabtu (27/6/2026) malam, dan berakhir gagal setelah dipergoki pemilik kendaraan serta terekam kamera pengawas (CCTV).
Baca juga: Identitas Perempuan di Pringsewu yang Tewas di Tangan Suami Sirinya
Dalam kejadian tersebut, pelaku juga diduga mengancam korban menggunakan benda yang menyerupai senjata api sebelum melarikan diri.
Korban, Puji Abdi Wakhyo, mengatakan peristiwa itu terjadi sekitar pukul 19.00 WIB saat dirinya bersama rekan sedang berada di dalam kantor. Ia mengaku awalnya tidak menaruh curiga ketika dua pria datang berboncengan menggunakan motor matik dan berhenti di halaman kantor.
“Awalnya kami kira mereka mau beli seblak atau ojek online yang mau beli makanan,” kata Puji.
Kecurigaan baru muncul ketika salah satu pelaku turun dari motor dan berjalan menuju sepeda motor yang terparkir di area kantor. Rekan korban yang saat itu memantau CCTV melihat gerak-gerik mencurigakan dan langsung mengajak Puji keluar untuk memastikan kondisi di luar.
Setibanya di lokasi, pelaku diketahui sedang berusaha membobol kunci kontak menggunakan kunci letter T. Upaya pencurian itu kemudian digagalkan setelah korban dan rekannya melakukan pengejaran hingga terjadi aksi saling dorong dan baku pukul.
Situasi sempat memanas ketika rekan pelaku yang menunggu di atas motor diduga mengeluarkan benda menyerupai senjata api dan mengancam korban agar tidak mendekat. “Dia sempat bilang mau menembak, jadi kami langsung mundur dan masuk ke dalam kantor,” ujar Puji.
Setelah aksinya diketahui, kedua pelaku akhirnya meninggalkan lokasi menggunakan sepeda motor yang mereka bawa tanpa berhasil membawa kabur kendaraan korban.
Puji menyebut kejadian tersebut bukan yang pertama terjadi di lingkungan Kantor MMS. Dalam beberapa tahun terakhir, tercatat tiga kali percobaan pencurian sepeda motor di lokasi yang sama. Satu unit kendaraan bahkan sempat berhasil digondol pada 2025, sementara dua kejadian lainnya berhasil digagalkan.
“Yang pertama berhasil dibawa kabur. Dua kejadian berikutnya gagal karena cepat diketahui lewat CCTV dan langsung kami respons,” katanya.
Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas kedua pelaku.
Tidak ada korban luka dalam peristiwa tersebut, sementara sepeda motor milik korban berhasil diamankan dalam kondisi utuh.
(Tribunlampung.co.id / Dominius Desmantri Barus