Seorang pengendara sepeda motor berinisial AS menjadi korban pembegalan di Jalan Masjid Al Wustho, Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur, pada Rabu (24/6/2026) sekitar pukul 02.11 WIB.
Dalam kejadian tersebut, korban tidak hanya kehilangan sepeda motor, tetapi juga mengalami penganiayaan oleh para pelaku yang diduga membawa senjata tajam.
Aksi para pelaku terekam kamera CCTV dan videonya kemudian viral di media sosial.
Berdasarkan rekaman CCTV, korban yang mengendarai sepeda motor Honda Beat tiba-tiba dikejar oleh sekelompok pelaku.
Karena panik, korban berusaha memacu kendaraannya untuk menghindari kejaran. Namun, lantaran jumlah pelaku lebih banyak, korban kehilangan kendali hingga menabrak tiang listrik.
Sepeda motor korban terpental ke tengah jalan, sementara AS berusaha menyelamatkan diri dengan berlari.
Namun, para pelaku berhasil mengepung korban. Mereka kemudian mengacungkan senjata tajam dan menganiaya korban sebelum membawa kabur sepeda motornya.
Salah seorang saksi, Sandi, menduga para pelaku merupakan kelompok pemuda yang kerap terlibat tawuran di kawasan tersebut.
Menurutnya, kemungkinan para pelaku merampas sepeda motor korban setelah tidak menemukan lawan tawuran.
"Kalau setahu saya, posisi saya lagi di dalam. Ada dua sampai tiga motor lewat. Kebetulan memang sudah sering terjadi tawuran di sini. Makanya pintu depan saya tutup rapat untuk antisipasi," ujar Sandi, Senin (29/6/2026).
Ia mengaku sempat mendengar suara sepeda motor terjatuh sebelum seorang pemuda melompati pagar rumahnya sambil meminta pertolongan.
"Yang satu lompat ke pagar minta tolong. Saya suruh lari ke belakang. Sementara yang naik motor mungkin karena panik dan melaju kencang, akhirnya menabrak tiang listrik," katanya.
Sandi juga melihat dari rekaman CCTV bahwa korban sempat dipukuli di dekat pagar berwarna hitam.
"Sepeda motornya diambil oleh pelaku yang memakai jaket kuning. Gerombolan itu kabur ke arah Tip Top. Saya juga melihat ada yang membawa senjata tajam seperti celurit yang panjang dan besar," ungkapnya.
Kasus tersebut telah dilaporkan ke Polsek Duren Sawit.
Petugas kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa sejumlah saksi, serta mengumpulkan rekaman CCTV dari lokasi sekitar untuk mengidentifikasi para pelaku.
"Habis kejadian langsung lapor korbannya. Lukanya dipukuli saja, enggak sampai kena sajam," ujar Sandi.
Hingga kini, polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan keberadaan para pelaku.