Hari Pertama SPMB 2026, SDN 13 Palangka Raya Berstatus Sekolah Rujukan Google Diserbu Pendaftar
Sri Mariati June 29, 2026 12:51 PM

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKA RAYA – Hari pertama pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang Sekolah Dasar (SD) di Kota Palangka Raya, Senin (29/6/2026), disambut antusias para orang tua.  

Salah satu sekolah yang ramai didatangi pendaftar sejak pagi adalah SD Negeri 13 Palangka Raya. 

Di ruang pelayanan pendaftaran, orang tua tampak silih berganti mengambil formulir, menyerahkan berkas, hingga berkonsultasi langsung dengan pihak sekolah.  

Sebagian datang menggandeng anak yang akan masuk kelas 1 SD, sementara lainnya mengurus perpindahan sekolah. 

"Alhamdulillah lumayan ramai. Dari pagi orang tua sudah datang mengambil formulir pendaftaran dari empat jalur penerimaan," kata Kepala SD Negeri 13 Palangka Raya, Kade Kartini. 

Pada pelaksanaan SPMB tahun ajaran 2026/2027, SD Negeri 13 Palangka Raya hanya membuka satu rombongan belajar (rombel) kelas 1 dengan kuota sebanyak 28 siswa. 

Kade mengatakan kuota tersebut disesuaikan dengan kondisi sekolah yang saat ini hanya memiliki satu ruang kelas tersisa. 

"Kami hanya mengajukan satu rombel dengan kuota 28 siswa karena ruang kelas sudah tidak ada lagi. Guru juga sudah cukup sesuai kebutuhan, sehingga kami tidak membuka rombel tambahan," jelasnya. 

Di sela pelayanan pendaftaran, sejumlah orang tua terlihat bergantian berkonsultasi langsung dengan Kade.  

Mereka menanyakan persyaratan pendaftaran, mekanisme perpindahan sekolah, hingga kuota yang masih tersedia. Sementara itu, panitia lainnya tetap melayani pengambilan formulir dan pemeriksaan kelengkapan berkas. 

Sambil menunggu orang tua menyelesaikan administrasi, beberapa calon murid yang datang bersama keluarganya tampak diajak guru berinteraksi agar lebih mengenal lingkungan sekolah. 

Selain menerima pendaftaran calon murid baru kelas 1, SD Negeri 13 juga melayani pengajuan perpindahan siswa untuk kelas 2 hingga kelas 6. 

"Kebetulan dari kemarin-kemarin sudah ada beberapa yang mengajukan pindah ke sekolah kami. Ada yang mengikuti orang tua pindah kerja, ada juga yang ikut kakek neneknya tinggal di sini. Bahkan ada yang berasal dari Kalimantan Selatan maupun Jawa," katanya 

Ke depan, sekolah juga berencana memperluas pembelajaran berbasis digital yang selama ini diterapkan di kelas 4 hingga kelas 6 menjadi mulai kelas 3.  

Baca juga: Berikut Jadwal dan Jalur Penerima SPMB 2026 SD-SMP di Palangka Raya Dibuka Serentak Mulai Senin

Baca juga: Hari Kedua SPMB 2026, SMA Negeri 2 Palangka Raya Buka 432 Kuota di 4 Jalur, Teliti Unggah Berkas

Bersamaan dengan itu, mata pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) akan mulai diperkenalkan kepada siswa kelas 3 sebagai pengenalan dasar penggunaan Chromebook dan perangkat digital lainnya. 

"Selama ini pembelajaran digital lebih banyak diterapkan di kelas 4, 5, dan 6. Tahun ajaran baru nanti rencananya kami mulai dari kelas 3. Anak-anak akan dikenalkan dasar-dasar menggunakan laptop atau Chromebook. Untuk ulangan kelas 3 sampai kelas 6 juga kami rencanakan berbasis digital," tuturnya. 

Ia berharap orang tua dapat bekerja sama dengan pihak sekolah selama proses pendidikan berlangsung. 

"Kami berharap orang tua mengikuti aturan yang berlaku di sekolah. Semua aturan dibuat untuk kebaikan dan kemajuan anak-anak selama mengikuti proses belajar di sekolah," pungkasnya.
 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.