Laporan Wartawan TribunLombok.com, Ahmad Wawan Sugandika
TRIBUNLOMBOK.COM, LOMBOK TENGAH - Seorang perempuan lanjut usia bernama Fatimah (68), warga Desa Pajangan, Kecamatan Kopang, Kabupaten Lombok Tengah, ditemukan meninggal dunia di dasar sumur sedalam sekitar 18 meter, Senin (29/6/2026), setelah dilaporkan hilang sejak Minggu (28/6/2026) malam.
Kepala Desa Pajangan, Samiun, mengatakan korban terakhir kali terlihat berada di rumah pada Minggu sore dalam kondisi baik. Namun, setelah waktu Magrib, keluarga menyadari korban sudah tidak berada di rumah.
"Kemarin sore itu ibu ini masih ada di rumah dengan kondisi baik-baik saja. Tetapi begitu selesai salat Magrib, beliau hilang," ujar Samiun.
Menurutnya, keluarga bersama warga telah melakukan pencarian hingga sekitar pukul 02.00 Wita, namun korban belum ditemukan. Keesokan paginya, anak korban mencurigai adanya aroma tidak sedap dari arah sumur yang berada tidak jauh dari rumah, hingga akhirnya korban ditemukan di dasar sumur tersebut.
Baca juga: 2 Anak Dilaporkan Tenggelam di Dua Pantai Berbeda dalam Waktu Berdekatan di Ampenan
Samiun menambahkan, berdasarkan informasi keluarga, korban mengalami gangguan kejiwaan ringan yang berkaitan dengan faktor usia.
Setelah menerima laporan dari warga, pemerintah desa segera berkoordinasi dengan Kantor Pencarian dan Pertolongan Mataram untuk melakukan proses evakuasi.
Koordinator Lapangan Tim Rescue Kantor SAR Mataram, I Kadek Agus Ariawan, mengatakan proses evakuasi berlangsung cukup menantang karena kondisi sumur yang sempit dan memiliki kedalaman sekitar 18 meter.
Selain itu, petugas juga harus memperhitungkan keterbatasan waktu penggunaan alat bantu pernapasan Self-Contained Breathing Apparatus (SCBA) saat memasuki sumur.
"Kami harus mempercepat proses evakuasi karena kapasitas SCBA itu sendiri berada di kisaran 20 menit. Total waktu evakuasi berhasil kami lakukan hanya dalam 7 menit," jelas Kadek.
Ia menambahkan, tim juga mewaspadai adanya potensi gas berbahaya di dalam sumur sehingga proses evakuasi dilakukan dengan teknik lowering dan lifting sesuai prosedur keselamatan.
Korban berhasil dievakuasi ke permukaan pada pukul 10.27 Wita. Selanjutnya, jenazah diserahkan kepada pihak keluarga di rumah duka untuk proses selanjutnya.
Kadek menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur yang terlibat dalam operasi penyelamatan, di antaranya Damkar Lombok Tengah, Polsek Kopang, Koramil, BPBD, pemerintah desa, serta masyarakat setempat.
(*)