TRIBUNPALU.COM, PALU – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Palu, Hardi, meminta seluruh kepala sekolah menjadikan Rapor Pendidikan sebagai acuan utama dalam menyusun program peningkatan mutu pendidikan di masing-masing satuan pendidikan.
Menurut Hardi, Rapor Pendidikan memuat berbagai indikator dapat menjadi dasar bagi sekolah untuk mengetahui kelebihan maupun kelemahan dalam proses pembelajaran sehingga program disusun lebih tepat sasaran.
"Kalau rekomendasinya meningkatkan literasi, maka sekolah harus membuat program untuk meningkatkan literasi. Kalau kualitas pembelajaran masih rendah, berarti harus ada strategi meningkatkan kualitas guru dan proses pembelajaran," ujarnya kepada awak media, Senin (29/6/2026).
Baca juga: Disdikbud Palu Minta Sekolah Analisis Rapor Pendidikan, BOS Kinerja Jadi Tolok Ukur Mutu
Ia menjelaskan, Rapor Pendidikan juga menjadi salah satu indikator utama dalam penilaian Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Kinerja diberikan pemerintah kepada sekolah dengan capaian terbaik.
Penilaian tersebut mencakup berbagai aspek, mulai dari kemampuan literasi dan numerasi peserta didik, karakter siswa, hasil survei lingkungan belajar, hingga kualitas pembelajaran di sekolah.
Menurut Hardi, sekolah yang mampu meningkatkan capaian indikator dari kategori merah menjadi oranye hingga hijau menunjukkan adanya peningkatan mutu layak mendapatkan apresiasi.
Karena itu, ia meminta seluruh kepala sekolah rutin menganalisis hasil Rapor Pendidikan tersedia pada dashboard Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah serta menyusun program berdasarkan rekomendasi yang diberikan sistem.
Ia menegaskan, seluruh program yang dijalankan Disdikbud Kota Palu juga diarahkan untuk membantu sekolah meningkatkan indikator-indikator dalam Rapor Pendidikan agar kualitas pendidikan terus meningkat.
Selain itu, Hardi menekankan pentingnya kepemimpinan kepala sekolah yang inovatif, kreatif, kompetitif, serta memiliki jiwa kewirausahaan (entrepreneurship).
"Kepala sekolah jangan menunggu. Harus mampu melihat kelemahan sekolahnya, menyusun strategi, melaksanakan program, kemudian melakukan evaluasi secara terus-menerus agar kualitas sekolah meningkat," katanya.
Hardi juga mengungkapkan Kota Palu berhasil meraih BOS Prestasi untuk dua sekolah, yakni SMP Model Terpadu Madani dan SDN 5 Palu.
Baca juga: Penguatan Peran Ayah Jadi Prioritas Program BKKBN Sulteng 2026
Ia mengimbau seluruh kepala sekolah segera menginput setiap prestasi siswa ke dalam aplikasi Simtalenta agar dapat diverifikasi dan menjadi nilai tambah dalam penilaian BOS Prestasi pada tahun-tahun mendatang. (*)