SURYA.CO.ID TRENGGALEK - Tangis haru dan rasa syukur mewarnai penyambutan kepulangan ratusan jemaah haji Kabupaten Trenggalek di Pendopo Manggala Praja Nugraha, Senin (29/6/2026) dini hari.
Dari total rombongan, sebanyak 446 jemaah kembali ke tanah air dalam kondisi sehat, sementara tiga lainnya wafat saat menunaikan ibadah haji di Tanah Suci.
Sejak menjelang tengah malam, keluarga telah memadati halaman pendopo untuk menanti kedatangan orang-orang tercinta.
Pelukan hangat, air mata bahagia, serta lantunan doa mengiringi tibanya bus yang membawa para tamu Allah setelah menuntaskan rangkaian ibadah haji di Arab Saudi.
Kepala Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Trenggalek, Subkan Hamzah, mengungkapkan rasa syukur karena proses pemulangan jemaah berlangsung lancar.
Baca juga: Sebanyak 80 Persen Jemaah Haji Debarkasi Surabaya Telah Tiba di Indonesia
"Alhamdulillah, perjalanan berjalan lancar. Dari total jemaah kita sebanyak 450 orang termasuk petugas, ada tiga jemaah yang meninggal dunia. Sekali lagi, semua jemaah Trenggalek yang ada saat ini semuanya sudah pulang," ujar Subkan saat ditemui di lokasi penjemputan.
Ia menjelaskan rombongan bertolak dari Asrama Haji Sukolilo Surabaya pada Minggu (28/6/2026) sekitar pukul 19.45 WIB sebelum tiba di Trenggalek pada dini hari.
Menurut Subkan, jumlah jemaah yang kembali berkurang karena tiga orang meninggal dunia selama menjalankan ibadah di Arab Saudi.
"Jemaah Trenggalek semuanya, artinya dari 450 orang bersama empat petugas, yang tidak pulang jelas karena meninggal dunia. Yang sehat semuanya pulang. Jadi, yang meninggal tiga orang, berarti sekarang (yang tiba) tinggal 446 orang," imbuhnya.
Terkait hak-hak jemaah yang wafat, termasuk proses asuransi, Subkan mengatakan seluruh administrasi masih ditangani oleh pemerintah pusat, sedangkan pihak daerah menunggu arahan lebih lanjut.
"Semua masih berproses dan langsung ditangani oleh pusat. Jadi, kita di daerah tinggal menunggu," imbuhnya.
Subkan juga berpesan agar para jemaah mampu menjaga kemabruran haji setelah kembali ke tengah masyarakat. Ia berharap nilai-nilai ibadah yang diperoleh selama di Tanah Suci dapat tercermin dalam kehidupan sehari-hari.
Baca juga: Duka dari Tanah Suci, Akman Bunaksan Jemaah Haji Bondowoso Wafat Saat di Makkah
Ia mengimbau seluruh jemaah untuk terus mendoakan bangsa dan negara agar senantiasa mendapat keberkahan, termasuk bagi Kabupaten Trenggalek.
"Khususnya mendoakan kepada Kabupaten Trenggalek agar menjadi daerah yang baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur," tuturnya.
Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Trenggalek, Edy Soepriyanto, mengaku bersyukur seluruh rangkaian pemulangan berlangsung aman dan tanpa kendala berarti.
Menurutnya, pemerintah daerah bersama seluruh pihak terkait merasa lega karena dapat kembali menyambut para jemaah di kampung halaman setelah menyelesaikan ibadah haji.
Edy berharap para jemaah mampu menjadi teladan dan membawa semangat kebaikan bagi lingkungan sekitar.
"Kepada para jemaah, kami berdoa mudah-mudahan menjadi haji yang mabrur dan mabruroh, serta dapat menjadi teladan bagi kami semua di tengah-tengah masyarakat," pungkasnya.