TRIBUNNEWS.COM - Sejumlah kasus kekerasan terhadap aparatur sipil negara (ASN) dinilai mengancam rasa aman para abdi negara saat bertugas.
Pada Minggu (14/6/2026) lalu, Kabid Pengelolaan Aset Daerah di Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat bernama Yogi Saleh (40), ditemukan tewas.
Jasad pertama kali ditemukan istrinya di dalam rumah yang terkunci dari dalam.
Kasus kematian ASN kembali ditemukan di parkiran Bandara Juanda, Sidoarjo, Jawa Timur pada Rabu (24/6/2026).
Jasad berada di dalam mobil dinas yang terparkir sejak Sabtu (20/6/2026).
Korban merupakan Sekretaris Dinas Pumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) Pemkab Bangkalan, Jawa Timur bernama Ruly Yunis Setiawati (50).
ASN wanita yang telah berkeluarga itu tinggal di Perum Lavender, Kelurahan Mlajah, Bangkalan.
Baca juga: Kematian ASN Bangkalan Masih Diselidiki, Keluarga Menduga Dibunuh sebelum Masuk Bandara Juanda
Diduga Ruly dibunuh pria yang terekam CCTV Bandara Juanda mengemudikan mobil dinas masuk ke parkiran.
Pria tersebut meninggalkan mobil beserta jasad kemudian pulang menggunakan kendaraan umum.
Kuasa hukum korban, Risang Bima Wijaya, menerangkan sopir mobil dinas memakai masker warna putih, pakai kacamata minus, rambut rapi tipis kanan-kiri, kulit putih, dan mengenakan arloji pada pergelangan tangan kiri.
Korban terakhir dinas pada Rabu (17/6/2026) saat menghadiri momen pisah sambut Dandim 0829 di Pendapa Agung Bangkalan.
Keesokan harinya pada Kamis (18/6/2026) korban berpamitan keluar rumah.
Ruly sempat berkomunikasi dengan anaknya pada Jumat (19/6/2026) malam dan lokasinya terdeteksi di Pujon, Kabupaten Malang, Jawa Timur.
Handphone korban masih aktif pada Sabtu (18/6/2026) pagi saat menelepon suaminya.
Namun, siang harinya korban loss kontak dan rekaman CCTV Bandara Juanda menunjukkan mobil berisi jasad terparkir Sabtu (18/6/2026) sore.
Risang Bima meyakini identitas pelaku telah dikantongi penyidik dengan berbagai bukti termasuk rekaman CCTV.
Baca juga: Hasil Autopsi Luar ASN Bangkalan yang Ditemukan Tewas di Bandara Juanda, Perhiasan Emas Hilang
"Nah itu penyidik (Poresta Sidoarjo) yang tahu, namun kami yakin polisi sudah tahu identitasnya. Cuma memang belum ketemu saja ini, belum diketahui keberadaannya."
"Karena dari awal sejak dibuang hari Sabtu dan ditemukan Rabu, itu berati sudah cukup lama atau cukup waktu untuk pelaku lari, mengilangkan jejaknya, dan bersembunyi di mana saja," katanya.
Beredar viral foto-foto kebersamaan Ruly Yunis Setiawati dengan seorang pria berkacamata.
Dalam foto tersebut, tertulis tanggal Jumat (19/6/2026) dengan lokasi Alun-alun Kota Batu, Jawa Timur.
Keduanya terlihat bahagia berliburan di restoran serta taman.
Foto-foto yang diunggah di akun TikTok Ruly menjadi petunjuk penting kematian korban.
Baca juga: ASN Pemkab Bangkalan Tewas Membusuk di Bandara Juanda: Bupati Ungkap Pertemuan Terakhir
Risang Bima Wijaya, mengatakan ciri-ciri dan pakaian sopir sesuai dengan pria yang liburan bersama korban ke Kota Batu.
"Dari kaca mata pribadi, saya cocok. Ada kesesuaian pada rambut, kaca mata, lebar dahi, kaos."
"Paling mencolok itu pada gagang kaca mata ada tanda kuning, apalagi kaos paling cocok," paparnya, Minggu (28/6/2026), dikutip dari TribunJatim.com.
Ia mendapat kolase foto dari rekan wartawan yang menelusuri akun TikTok korban.
"Ponsel korban ada di tangan penyidik, betul itu adalah korban. Kemudian tertulis di situ Oppo A9, betul ponsel korban, diunggahnya tanggal 19 Juni 2026," lanjutnya.
Pihaknya belum dapat menyimpulkan pelaku pembunuhan karena kewenangan penyidik.
"Kalau saya pribadi kaos cocok, tapi saya tidak bisa mengatakan pria itu pelakunya sebelum orang itu ditangkap dan mengatakan, betul bahwa ia pelaku dan apa motifnya," tandasnya.
(Tribunnews.com/Mohay) (TribunJatim.com/Ahmad/Taufik)