TRIBUNMANADO.CO.ID - Seorang anggota Polres Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Briptu Excel Mamuli, meninggal dunia setelah diduga tertembak oleh rekan sesama polisi pada Minggu (28/6/2026).
Peristiwa tersebut terjadi saat mereka sedang bertugas di Desa Paku, Kecamatan Bolangitang Barat, Kabupaten Bolmut.
Kabar ini mengejutkan keluarga korban.
Tante korban, Lisa, mengatakan keponakannya dikenal sebagai pribadi yang baik, mudah bergaul, dan tidak pernah mencari masalah.
Karena itu, keluarga tidak menyangka Briptu Excel meninggal dunia akibat dugaan penembakan.
Kabar duka pertama kali diterima keluarga dari kekasih korban.
Saat itu, nomor telepon kekasih Briptu Excel menjadi kontak pertama yang berhasil dihubungi.
Lisa menceritakan, sejak kecil keponakannya memang bercita-cita menjadi polisi.
Setelah lulus sekolah, Briptu Excel langsung mengikuti pendidikan kepolisian hingga akhirnya resmi menjadi polisi.
"Setelah lulus sekolah dia langsung jadi polisi. Makanya masih muda sekali, sekarang usianya masih 25 tahun," tuturnya.
Kala itu, Lisa mengaku belum banyak menghabiskan masa muda bersama Briptu Excel.
Sejak menjadi polisi pun ia jarang bertemu Briptu Excel karena kesibukannya menjadi polisi.
Hal ini yang membuat Lisa cukup menyesali kepergiannya.
"Kami belum puas menghabiskan masa muda bersama dia, tetapi dia sudah harus pergi bertugas di usia muda," katanya.
Briptu Excel diperkirakan mulai bertugas pada 2019 di Polda Sulawesi Utara.
Sekitar tahun 2021, ia dipindahkan ke Polres Bolaang Mongondow Utara dan bertugas di sana hingga meninggal dunia.
(TribunManado.co.id/Ara)
WhatsApp TribunManado.co.id : KLIK