TRIBUNPRIANGAN.COM, BANDUNG - Langkah awal Persigar Garut di babak 8 besar Liga 4 Piala Presiden 2026 harus diawali dengan hasil yang pahit.
Melakoni duel sengit bertajuk derby Jawa Barat melawan sesama wakil Bumi Pasundan, Laskar Maung Sancang dipaksa bertekuk lutut setelah kalah 0-2 dari Persik Kuningan.
Laga perdana Grup A yang sarat gengsi ini digelar di Stadion Mandala Krida, Yogyakarta, Senin (29/6/2026) dengan waktu kick off pukul 13.15 WIB.
Pertandingan berjalan panas sejak menit awal. Namun, petaka bagi Persigar Garut baru dimulai di babak kedua. Persik Kuningan berhasil memecah kebuntuan pada menit ke-48 lewat eksekusi penalti Moh. Arozi.
Tertinggal satu gol, anak-anak Garut mencoba bangkit dan bermain lebih agresif. Alih-alih menyamakan kedudukan, gawang Laskar Domba Garut justru kembali bobol pada menit ke-69 melalui aksi Supriatna.
Skor 2-0 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.
Baca juga: LINK Live Streaming Siaran Langsung Persigar VS Persik Siang Ini, Bisa Nobar Gratis Sambil Ngopi
Skenario Wajib Sapu Bersih 6 Poin
Kekalahan ini jelas menjadi pukulan telak bagi tim kebanggaan masyarakat Kota Intan. Kendati demikian, asa untuk menembus babak semifinal belum sepenuhnya tertutup.
Kini, nasib Persigar Garut sepenuhnya mengandalkan sisa dua laga sisa di Grup A melawan Pasuruan United dan Persipani Paniai.
Agar posisi aman dan bisa mengamankan tiket ke babak semifinal, tidak ada pilihan lain bagi Persigar selain menyapu bersih kedua laga tersebut dengan kemenangan. Laskar Maung Sancang wajib meraih 6 poin penuh.
Pesan Doa dan Semangat Sportivitas Sebelum Laga
Sebelum laga dimulai, atmosfer optimisme sekaligus kepasrahan yang mendalam sebenarnya sempat disuarakan oleh manajemen Persigar. Melalui akun resminya, mereka menuliskan pesan singkat: "Bismillah, lahaula. #persigar".
Pada Sabtu (27/6/2026), manajemen juga secara terbuka memohon doa restu kepada seluruh elemen masyarakat Garut agar langkah tim dilancarkan. "Wilujeng enjing wargi Garut. Deudeul doa kanggo Persigar supados lancar," tulisnya.
Dukungan penuh pun mengalir dari petinggi daerah. Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, sebelumnya sempat menyampaikan apresiasi luar biasa atas keberhasilan tim menembus 8 besar dan semakin dekat menuju Liga 3.
Senada dengan Bupati, Ketua Umum Persigar, Rudy Gunawan, sejak awal menekankan pentingnya nilai sportivitas.
"Apapun hasilnya, Persigar wajib bermain bersih dan sportif. Tugas kita hanya berikhtiar, selebihnya Tuhan yang menentukan. Dengan modal semangat, kerja keras dan doa masyarakat Garut, insya Allah Persigar mantap menatap Liga 3," tegas Rudy Gunawan sebelum laga.
Mengingat Kembali Perjuangan Dramatis di Ngawi
Publik Garut tentu berharap mental baja yang ditunjukkan di babak 16 besar lalu bisa kembali bangkit. Sebelum mengunci tiket 8 besar, Persigar sempat melakoni duel hidup-mati yang dramatis melawan tuan rumah Persinga Ngawi di Stadion Ketonggo, Jumat (26/6/2026).
Sempat tertinggal 0-1 di paruh pertama, perjuangan tak kenal lelah membuat mereka menyamakan skor menjadi 1-1 di babak kedua. Hasil itu bahkan membuat manajemen menangis haru di media sosial karena sukses lolos dari kejaran Wamena United.
Kini, setelah tersandung oleh Persik Kuningan di laga pembuka, pasukan Dogar dituntut untuk kembali memompa semangat yang pernah mereka gaungkan: "Percaya proses, percaya takdir. Bismillah... wani, mangprang, jeung getihna!"
Perjalanan di Yogyakarta masih berlanjut hingga 5 Juli 2026. Mampukah Persigar Garut bangkit dan melibas dua laga sisa demi tiket semifinal? Dukungan dan doa warga Garut kembali dinanti. (*)
Jadwal Liga 4 Piala Presiden 2026:
Daftar Pemain Persigar Garut dilansir darin IG persigar:
Goalkeeper: Resa Saputra, Rizki
Defender: Rafi, Faisal ZF, Paksi, A Budi, Ihsan ML, Akmal FN, Rizqi
Midfielder: Sheva R Zaelani, Redi Supriadi, Daffa, Hakam Mizan, Dzakwan
Forward: Gustiyan, Rudi H, Paujan, Aldy, Adam, Arif
Pelatih: Angga Permadi