Mie lethek adalah salah satu mie tradisional asal Yogyakarta. Seorang YouTuber asal Jepang melihat langsung proses pembuatannya hingga berakhir 'speechless'.
Banyak turis mancanegara penasaran dengan kuliner khas Indonesia, termasuk proses pembuatannya. Salah satunya ketika melihat proses pembuatan mie lethek yang dilakukan oleh turis asal Jepang.
Turis Jepang itu bernama Ida yang diketahui juga seorang YouTuber. Dalam channel YouTube Ms Ida always eats something, ia membagikan pengalamannya menikmati mie lethek dan memperlihatkan proses pembuatannya (22/6/2026).
Ida berkunjung ke produsen mie lethek bernama Mie Lethek Garuda di Bantul. Proses pembuatannya sangat tradisional, apalagi dibantu tenaga sapi.
Dalam videonya, Ida mengatakan, "Aku sampai tidak bisa berkata-kata melihat pemandangan yang tidak nyata ini."
"Ini jauh melampaui apa yang ku bayangkan," tambahnya.
Proses pembuatan mie lethek di Bantul, Yogyakarta, sukses bikin orang Jepang tidak bisa berkata-kata. Foto: YouTube Ms Ida always eats something
|
Proses pembuatan mie lethek itu bukan dalam skala produksi pabrik yang canggih, melainkan menggunakan alat-alat yang masih jadul. Wadahnya menggunakan lempengan batu seberat 1 ton, begitu juga dengan penggilingnya.
Turis Jepang ini juga sampai mengatakan kalau merasa terharu dan mensyukuri hidupnya dengan penuh. "Kita tidak boleh pernah lupa untuk bersyukur," kata Ida.
"Aku sangat terharu sampai ingin menangis. Suasananya sangat sakral," timpal videografernya.
Lebih lanjut, Ida juga belajar kalau mie lethek ini terbuat dari singkong yang ditumbuk halus. Hal lain yang membuatnya terperangah adalah ketika proses pembuatan mie tersebut diinjak yang sebelumnya adonan dilapisi karung.
proses perebusan mie lethek Foto: YouTube Ms Ida always eats something
|
Namun, menurut turis Jepang ini proses tersebut seperti pembuatan sanuki udon. "Benar-benar terlihat seperti sedang membuat sanuki udon," ungkapnya.
Mereka juga melihat bagaimana adonan mie lethek itu direbus dalam alat seperti mesin uap. Adonan yang awalnya berwarna putih berubah seperti jelly kecokelatan.
"Adonan putih seperti tahu itu berubah seperti jelly kusam!" ungkap Ida.
Akhirnya, mereka memahami arti dari mie lethek yaitu 'mie kotor' yang berasal dari warna mie tersebut. Bahkan, Ida sampai melihat ke proses penggilingan mie menjadi uraian yang panjang, lalu mie dikeringkan.
Setelah melihat prosesnya, Ida akhirnya mencoba sajian mie lethek yang digoreng ataupun diolah dengan kuah merah. Kedua sajian itu dibanderol harga Rp 18.000.
Saat menikmatinya, Ida mengatakan kalau rasanya sangat enak. "Enak sekali! Mie ini mirip dengan soun dan memiliki rasa manis alami dari singkong," kata Ida.
YouTuber Ida asal Jepang mencoba sajian mie lethek khas Bantul. Foto: YouTube Ms Ida always eats something
|
"Aku tidak bisa berhenti makan!" ujar Ida ketagihan.
Saat mencoba mie lethek kuah merah, ia merasakan sensasi asam pedas. "Kaya rasa, ini lezat!" tuturnya.
Meski terasa pedasnya, Ida lebih menyukai mie lethek kuah merah. Ia menikmati sajian mie lethek ini di Mie Lethek Bantul Mbah Mendes Sorobayan Yogyakarta.








