Saksi Ungkap Detik-detik Truk Tabrak Antrean Motor di Simpang Unisma Bekasi
Hironimus Rama June 29, 2026 08:28 PM

Laporan Muhammad Azzam

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, BEKASI – Pasca insiden kecelakaan lalu lintas di simpang Universitas Islam 45 (Unisma), Jalan Cut Meutia, Kota Bekasi, pada Senin (29/6/2026), kronologi kejadian mulai terungkap lebih detail.

Truk besar yang melaju dari arah Jakarta diduga mengalami gagal fungsi pengereman (rem blong) sebelum akhirnya menabrak antrean kendaraan di lampu merah.

Berdasarkan keterangan saksi mata di lokasi, truk nahas tersebut melaju dengan kecepatan tinggi sekitar pukul 08.30 WIB.

Baca juga: Truk Alami Rem Blong di Simpang Unisma Bekasi, 1 Orang Tewas dan 6 Luka-luka

Di saat yang sama, arus lalu lintas di Simpang Unisma tengah padat karena lampu merah sedang menyala.

Saksi mata di lokasi, Bayu Sukma Nugraha, menjelaskan situasi sesaat sebelum tabrakan terjadi:

"Kayaknya mobilnya rem blong. Dari jauh sudah kelihatan lajunya kencang. Lampu lalu lintas masih merah, belum waktunya kendaraan dari arah Jakarta jalan. Tiba-tiba mobil langsung menabrak motor-motor yang sedang berhenti," ujar Bayu, Senin (29/6/2026).

Kuatnya benturan menyebabkan belasan sepeda motor terseret dan rusak parah. Truk baru berhasil berhenti setelah menghantam pembatas jalan.

Dalam insiden ini, tujuh orang menjadi korban, dengan satu di antaranya (pengemudi ojol) dinyatakan meninggal dunia di lokasi.

Respons Cepat dan Penanganan Korban

Wakil Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe, yang meninjau langsung ke RSUD Kota Bekasi, memaparkan situasi terkini para korban:

“Tujuh (korban), satu yang meninggal, enamnya luka-luka,” kata Harris.

Ia memastikan bahwa pemerintah daerah memprioritaskan penanganan medis dan administrasi bagi para korban.

Saat ini, sebagian besar korban telah diperbolehkan pulang setelah mendapatkan perawatan awal.

"Luka berat ada satu orang yang masih dirawat. Sekitar tiga orang masih menjalani perawatan, sementara yang lain sudah pulang," jelasnya.

Investigasi Penyebab

Terkait penyebab pasti, Pemkot Bekasi masih terus melakukan penelusuran. Namun, dari informasi awal, faktor teknis menjadi sorotan utama dalam investigasi ini.

"Informasi sementara karena rem blong. Truk besar itu mengalami rem blong sehingga tidak bisa berhenti dan menghantam sepeda motor yang berada di depannya. Kami turut berdukacita," ungkap Harris.

Saat ini, pihak terkait juga telah memastikan bahwa seluruh biaya perawatan serta santunan bagi keluarga korban meninggal akan dipenuhi melalui Jasa Raharja dan BPJS Ketenagakerjaan.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.