TANJUNGPANDAN, BABEL NEWS - Aula pertemuan atau ballroom Billiton City Club yang berlokasi di gedung milik BUMD PT Belitung Mandiri akhirnya selesai direnovasi. Renovasi dilakukan oleh pihak swasta yaitu putra asli Belitung, Alex Wijaya, atau akrab disapa Alex Lo dan Budi Wijaya atau Pot Liong.
Peresmian gedung dihadiri oleh Bupati Belitung, Djoni Alamsyah, jajaran BUMD, OPD terkait serta tamu undangan lainnya. "Hari ini pemugarannya telah selesai. Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Alex dan Budi, ini menjadi trigger untuk putra-putri Belitung di luar sana ayo kita sama-sama membangun," ujar Djoni Alamsyah, Senin (29/6).
Ia berharap, BUMD selaku pemilik aset dapat berinovasi memanfaatkan gedung tersebut untuk memberikan dampak ekonomi. Menurutnya, area tersebut berpotensi menjadi destinasi religi di pusat Kota Tanjungpandan.
Sebab, di dalam ballroom itu terdapat tepekong atau kelenteng tua yang diperkirakan berusia ratusan tahun. Di tambah beberapa sudut bangunan yang dianggap belum dimanfaatkan secara maksimal. "Di sini kan bisa jadi wisata religius karena ada tepekong. Selain itu, zona-zona lainnya seperti kolam renang yang bisa dikembangkan jadi sumber ekonomi baru," katanya.
Alex Wijaya menyampaikan terima kasih kepada Bupati Belitung yang telah menjembatani keinginan masyarakat untuk ikut andil dalam membangun daerah. Dirinya memastikan, keinginannya merevitalisasi bangunan city club tidak ada maksud apapun.
"Karena kemarin kami lihat bangunannya sudah bocor, ditambah ada tepekong juga. Jadi muncul niat untuk membenahi ini tanpa embel-embel apapun," kata Alex Lo.
Menurutnya, proses revitalisasi memakan waktu sekitar satu bulan lebih yang berfokus pada bagian plafon yang rusak. Ia berharap area city club dapat terus dimanfaatkan oleh masyarakat sesuai dengan sejarahnya.
Ia mengatakan, area city club dulunya merupakan tempat berkumpul para saudagar sembari menikmati hiburan opera di area panggung. "Area ini dulu simbol keberjayaan Belitung yang sudah berusia ratusan tahun lalu," jelasnya.
Ketua DPRD Kabupaten Belitung, Vina Cristyn Ferani turut mendukung area city club gedung BUMD menjadi destinasi wisata religi. Menurutnya, di area tersebut terdapat bangunan tepekong yang berusia ratusan tahun peninggalan abad 19.
"Kami mendukung jika Belitung memiliki destinasi wisata religi baru, yaitu kawasan Pak Kung yang berada di Ballroom Billiton City Club, eks kantor PT Timah ini," kata Vina Cristyn Ferani.
Ia mengakui, gedung Billiton City Club memiliki sejarah panjang pembangunan Belitung dari masa ke masa. Misalnya di abad 19, bangunan tersebut sempat menjadi lokasi pertunjukan dan aktivitas para saudagar Cina yang datang ke Belitung.
"Bahkan di panggung itu ada pertunjukan opera, tarian, dan nyanyian. Sejarah ini penting untuk kita angkat kembali sebagai bagian dari identitas daerah," ujarnya.
Kemudian, terkait rencana pemanfaatan area sebagai ruang kegiatan dan kreativitas anak muda, Vina menilai hal tersebut tidak menjadi masalah selama kegiatan yang dilakukan bersifat positif. "Aktivitas berkumpul harus dimaknai sebagai ruang produktif, bukan hal yang negatif, sehingga perlu kita dukung bersama," katanya.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Alex Wijaya dan Budi Wijaya yang telah berkontribusi nyata sebagai putra daerah mendukung renovasi Ballroom Billiton City Club. Dirinya meyakini masih banyak putra-putri daerah di luar daerah yang juga memiliki keinginan untuk berkontribusi dalam pembangunan Belitung.
"Membangun Belitung ini tidak bisa hanya diserahkan kepada pemda saja, tetapi harus dilakukan secara bersama-sama. Semua pihak yang memiliki rasa memiliki dan kecintaan terhadap Belitung perlu bergandeng tangan agar pembangunan dapat berjalan lebih cepat," katanya.
Vina Cristyn Ferani juga memberikan apresiasi kepada BUMD PT Belitong Mandiri. Ia berharap setelah renovasi ini selesai, pengelolaan gedung dapat dimaksimalkan untuk menambah nilai ekonomi.
"Jadi BUMD benar-benar mampu mandiri dan tidak hanya bergantung pada APBD yang saat ini memiliki keterbatasan. BUMD harus menjadi motor penggerak ekonomi daerah," tegasnya. (dol)