Bupati Sabu Raijua Letakan Batu Pertama Revitalisasi SD GMIT Bodae dan SD GMIT Bolou 1
Ryan Nong June 29, 2026 11:39 PM

POS-KUPANG.COM, MENIA - Bupati Sabu Raijua secara resmi melakukan Peletakan Batu Pertama pelaksanaan eevitalisasi satuan pendidikan jenjang Sekolah Dasar (SD) Tahap I Jalur Aspirasi Tahun 2026 di SD GMIT Bodae dan SD GMIT Bolou I, Kecamatan Sabu Timur, Kabupaten Sabu Raijua pada Senin (29/6/2026).

Kegiatan tersebut menandai dimulainya pembangunan sarana dan prasarana pendidikan sebagai bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua dalam meningkatkan mutu layanan pendidikan.

Hadir Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Sabu Raijua beserta jajaran, Camat Sabu Timur, Kabag Protokol,  unsur pemerintah desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, komite sekolah, Ketua Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP), Perencana, Pengawas, para guru, serta masyarakat setempat.

Baca juga: Bupati Krisman Letakkan Batu Pertama Revitalisasi SMP Tahap I di Sabu Raijua

Dalam sambutannya, Kepala SD Gmit Bodae Bui Kota, S.Pd  menyampaikan rasa syukur, haru, dan kebahagiaannya atas dimulainya pembangunan revitalisasi di sekolah yang dipimpinnya. Ia mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua, atas perhatian dan dukungan yang telah diberikan sehingga SD GMIT BODAE dapat memperoleh Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun 2026.

"Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Bupati Sabu Raijua beserta jajaran Dinas Pendidikan, yang telah mendampingi, memfasilitasi, dan memperjuangkan sehingga sekolah kami dapat memperoleh bantuan revitalisasi. Bantuan ini merupakan jawaban atas harapan dan doa seluruh warga sekolah untuk memiliki sarana pendidikan yang lebih layak bagi anak-anak kami," ungkap Bui Kota.

Ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya, juga disampaikan kepada Stevano Rizki Adranacus, anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, yang telah membantu mengusulkan sekolah kami sehingga memperoleh bantuan revitalisasi melalui jalur aspirasi.

Dia mengatakan, tidak hanya itu, beberapa waktu yang lalu peserta didik di sekolah tersebut juga telah menerima bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) melalui jalur aspirasi aggota DPR RI itu.

"Atas segala perhatian dan perjuangan tersebut, kami menyampaikan terima kasih yang tak terhingga. Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa senantiasa memberikan kesehatan, kekuatan, dan berkat kepada Bapak Stevano Rizki Adranacus agar terus dapat memperjuangkan aspirasi masyarakat, khususnya  dari Pulau Sabu Raijua,” tutup Bui Kota.

Sementara itu, anggota DPRD Kabupaten Sabu Raijua, Karel Modjo Djami, S.Sos., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua yang terus menunjukkan komitmen dalam mendukung pembangunan, khususnya di sektor pendidikan.

Menurutnya, sinergi yang baik antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, dan para wakil rakyat menjadi kunci dalam menghadirkan pemerataan pembangunan hingga ke seluruh wilayah Kabupaten Sabu Raijua.

Ia juga menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada Stevano Rizki Adranacus, anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, yang dinilai telah konsisten memperjuangkan kebutuhan riil masyarakat Sabu Raijua, khususnya di bidang pendidikan.

"Apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya juga kami sampaikan kepada Bapak Stevano Rizki Adranacus, Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, yang telah memperjuangkan aspirasi masyarakat sehingga kebutuhan nyata di bidang pendidikan dapat terjawab melalui Program Revitalisasi Satuan Pendidikan," ungkap dia. 

Untuk tahun 2026, lanjutnya, Kabupaten Sabu Raijua memperoleh bantuan revitalisasi melalui jalur aspirasi untuk 4 satuan pendidikan, yaitu 3 Sekolah Dasar (SD) dan 1 Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Bantuan tersebut merupakan wujud nyata perhatian Pemerintah Pusat terhadap peningkatan kualitas pendidikan di daerah itu. 

"Kami berharap sinergi yang telah terbangun ini dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak sekolah di Sabu Raijua yang memperoleh kesempatan untuk meningkatkan sarana dan prasarana pendidikannya," ujar Karel Modjo Djami.

Bupati Sabu Raijua juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Pusat, Kementerian Pendidikan, serta seluruh pihak yang telah mendukung sehingga Program Revitalisasi Satuan Pendidikan dapat terlaksana di Kabupaten Sabu Raijua.

Bupati mengatakan peletakan batu pertama bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum dimulainya pembangunan fasilitas pendidikan yang lebih layak, aman, nyaman, dan berkualitas bagi peserta didik.

Revitalisasi satuan pendidikan merupakan investasi jangka panjang dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui penyediaan lingkungan belajar yang representatif dan mendukung peningkatan mutu proses pembelajaran.

Bupati menegaskan bahwa seluruh pekerjaan pembangunan harus dilaksanakan sesuai gambar teknis, spesifikasi teknis, jadwal pelaksanaan, serta memenuhi prinsip tepat mutu, tepat waktu, transparan, dan akuntabel sehingga hasil pembangunan dapat dipertanggungjawabkan secara administratif maupun keuangan.

Pada kesempatan tersebut, Bupati juga memaparkan perkembangan Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun 2026 di Kabupaten Sabu Raijua. Melalui Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga, Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua telah mengusulkan 62 satuan pendidikan untuk memperoleh bantuan revitalisasi melalui jalur reguler.

Dari jumlah tersebut, 26 satuan pendidikan saat ini sedang berproses sebagai penerima bantuan, terdiri atas 17 Sekolah Dasar (SD), 5 Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan 4 Taman Kanak-kanak/PAUD.

Hingga saat ini, 5 SMP penerima bantuan telah mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek), melakukan pencairan dana bantuan, dan memasuki tahap pelaksanaan pembangunan.

Pada jenjang SD, 8 sekolah telah mengikuti Bimtek, dan SD GMIT Bodae serta SD GMIT Bolou I menjadi dua sekolah yang telah menyelesaikan proses pencairan dana serta secara resmi memulai pelaksanaan pembangunan melalui kegiatan peletakan batu pertama hari ini.

Sementara itu, 4 satuan pendidikan TK/PAUD juga telah mengikuti Bimbingan Teknis, melakukan pencairan dana bantuan, dan mulai melaksanakan pekerjaan pembangunan. Adapun satuan pendidikan lainnya masih berada pada tahapan penyelesaian administrasi sesuai mekanisme yang berlaku.

Selain melalui jalur reguler, Kabupaten Sabu Raijua juga memperoleh dukungan Program Revitalisasi Satuan Pendidikan melalui Jalur Aspirasi. Pada Tahun 2026 terdapat 4 satuan pendidikan, terdiri atas 3 Sekolah Dasar dan 1 Sekolah Menengah Pertama, yang memperoleh bantuan melalui aspirasi anggota DPR RI, Stevano Rizki Adranacus.

Atas dukungan tersebut, Bupati Sabu Raijua, Krisman Bernard Riwu Kaho, menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Bapak Stevano Rizki Adranacus, atas perjuangan dan komitmennya dalam mengawal Program Revitalisasi Satuan Pendidikan sehingga sejumlah sekolah di Kabupaten Sabu Raijua berhasil memperoleh bantuan pembangunan.

"Atas nama Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua dan seluruh masyarakat, saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Bapak Stevano Rizki Adranacus, Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, yang telah membantu memperjuangkan sekolah-sekolah di Kabupaten Sabu Raijua untuk memperoleh bantuan revitalisasi".

"Hari ini menjadi bukti nyata dari perjuangan tersebut, di mana kita bersama-sama melaksanakan peletakan batu pertama sebagai tanda dimulainya pekerjaan revitalisasi dan pembangunan. Semoga sinergi yang baik ini terus berlanjut demi kemajuan pendidikan di Kabupaten Sabu Raijua," ungkap Bupati Krisman

Lebih lanjut, Bupati juga mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua telah mengusulkan 12 satuan pendidikan untuk memperoleh bantuan melalui Program Bantuan Presiden (Banpres/Bampres) berdasarkan hasil pendataan dan verifikasi kebutuhan di lapangan. Pemerintah berharap usulan tersebut memperoleh persetujuan sehingga semakin banyak sekolah yang mendapatkan fasilitas pendidikan yang layak dan berkualitas.

Bupati juga mengajak masyarakat, komite sekolah, serta seluruh pemangku kepentingan untuk bersama-sama mengawal dan menjaga hasil pembangunan agar dapat dimanfaatkan secara optimal dalam jangka panjang.

Di samping pembangunan fisik, Bupati menekankan pentingnya peningkatan kualitas pembelajaran melalui peningkatan disiplin, profesionalisme, dan integritas tenaga pendidik sehingga pembangunan sarana pendidikan berjalan seiring dengan peningkatan mutu pendidikan.

Mengakhiri sambutannya, Bupati berharap seluruh proses pembangunan dapat diselesaikan tepat waktu, memenuhi standar kualitas yang telah ditetapkan, serta memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi peserta didik dan masyarakat Kabupaten Sabu Raijua. (*)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.