Jakarta (ANTARA) - Penampilan Hugh Jackman dalam film "The Death of Robin Hood" sukses menjadi sorotan penonton saat pemutaran pratayang film digelar di Jakarta, Senin malam.
Sosok aktor yang selama ini dikenal necis dan awet muda tersebut tampil nyaris tak dikenali dengan rambut panjang perak, janggut tebal, serta wajah yang tampak sangat kasar dan urakan.
"Saya benar-benar pangling. Awalnya saya tidak menyangka itu Hugh Jackman karena gaya rambut perak dan penampilannya yang sangat jauh dari peran-peran dia sebelumnya," ujar Nadia, salah seorang penonton yang baru saja keluar dari studio bioskop yang memutar film hari itu di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat.
Bagi Nadia yang terbiasa melihat Jackman melalui peran-peran sebelumnya, seperti dalam "Logan" dan "Deadpool & Wolverine", transformasi drastis ini menjadi kejutan besar saat melihatnya di layar lebar.
Penampilan tersebut merupakan visi sutradara Michael Sarnoski untuk membawa legenda Robin Hood ke arah yang lebih brutal, senada dengan slogan "He was no hero" (Dia bukan pahlawan) pada poster filmnya.
Kesan brutal itu semakin kuat dengan penggunaan kostum berupa mantel bulu berat yang dirancang Lorna Mugan agar terlihat menyatu dengan alam liar.
Lanskap alam yang ditampilkan juga mampu menyatu dengan kesan dingin karakter Robin Hood yang diperankan oleh Hugh Jackman.
Dedikasi Jackman dalam melakukan sebagian besar adegan laga sendiri, meskipun harus bergelut dengan kamuflase di tengah kondisi cuaca yang ekstrem, juga menjadi poin yang diperbincangkan para penggemar saat menyaksikan film "The Death of Robin Hood" di Jakarta.
Meskipun film produksi studio A24 itu sudah mulai tayang di negara asalnya, para pencinta film di Indonesia baru dapat menyaksikan langsung transformasi Hugh Jackman itu di jaringan bioskop kesayangan mulai 3 Juli 2026.
Film itu turut menampilkan sejumlah aktor Hollywood ternama seperti Bill Skarsgård (sebagai Little John/ sahabat Robin Hood), Jodie Comer (Suster Brigid), dan banyak lagi.





