Band Pop Asal Semarang BeverlyLine Tembus Album Kompilasi Bintang Muda Lokananta Vol. 2
rival al manaf June 30, 2026 12:14 AM

TRIBUNJATENG.COM – Band alternative pop/indie pop asal Semarang, BeverlyLine, menjadi salah satu dari lima finalis terbaik yang terpilih dalam Album Kompilasi Bintang Muda Lokananta Vol. 2.

Melalui lagu berjudul Kuharap Tetap Begini, grup ini membawa kisah romansa muda yang penuh kejujuran dan emosi, sekaligus memperkenalkan warna musik khas mereka kepada publik nasional.

BeverlyLine dikenal sebagai unit musik yang mengusung nuansa guitar-pop dengan lirik-lirik yang dekat dengan pengalaman anak muda, mulai dari romansa, patah hati, hingga kenangan personal.

Dalam lagu Kuharap Tetap Begini, mereka mengangkat perspektif seseorang yang begitu dekat dengan orang yang dicintainya, namun tak pernah memiliki kesempatan untuk benar-benar bersama.

Baca juga: Musisi asal Kota Semarang Agung Dorian Rilis Single Jatinegara, Sebuah Kisah Nostalgia

Baca juga: Lewat "Gigs Para Buruh", Band Punk Dry Injektion Bakar Semangat saat Aksi Hari Buruh di Semarang

 

Kisah tentang penerimaan atas cinta yang tak bisa dimiliki itu dikemas secara puitis dengan balutan aransemen pop yang ringan namun emosional.

Keberhasilan BeverlyLine lolos sebagai lima besar Bintang Muda Lokananta Vol. 2 menjadi pencapaian penting bagi perjalanan karier mereka.

Lagu tersebut direkam langsung di Studio Lokananta, Surakarta, sebelum akhirnya dirilis secara komersial melalui berbagai Digital Streaming Platform (DSP) dan juga diproduksi dalam format kaset pita edisi terbatas.

Kehadiran karya ini menjadi kesempatan bagi BeverlyLine untuk menjangkau pendengar yang lebih luas sekaligus memperkenalkan identitas musikal mereka di industri musik nasional.

Album Kompilasi Bintang Muda Lokananta Vol. 2 sendiri merupakan puncak dari program pembinaan talenta muda yang digagas melalui kolaborasi PT Perusahaan Pengelola Aset (Persero) atau PPA, PT Danareksa (Persero), dan Lokananta Records.

Program ini tidak hanya menjadi ajang pencarian bakat, tetapi juga memberikan pembinaan menyeluruh mulai dari proses seleksi, mentoring bersama praktisi musik profesional, produksi karya, hingga strategi distribusi dan pemasaran.

CEO Lokananta sekaligus inisiator Bintang Muda Lokananta, Wendi Putranto, mengatakan bahwa program ini menjadi bagian dari upaya menjaga masa depan musik Indonesia melalui pembinaan talenta dari berbagai daerah.

"Bintang Muda Lokananta Vol.2 adalah cara Lokananta Records, berkolaborasi dengan PPA dan Danareksa merawat masa depan musik Indonesia dengan memberi ruang yang layak bagi talenta-talenta baru berbagai daerah untuk terdengar lebih luas."

"Lewat album mini kompilasi ini, kami ingin memperkenalkan energi segar dari Tuan Sendiri, Gardenia, BeverlyLine, Drewgon, dan Barmy Blokes. Lima nama dengan karakter, cerita, dan keberanian musikalnya masing-masing."

"Rilisan digital dan kaset ini bukan sekadar dokumentasi program, namun penanda bahwa Lokananta Records terus bergerak sebagai rumah arsip, ruang temu, sekaligus panggung tumbuh bagi generasi baru musik Indonesia," jelasnya dalam keterangan tertulis.

Sementara itu, Corporate Secretary & CSR PT Danareksa (Persero), Agus Widjaja, mengatakan bahwa transformasi Lokananta tidak hanya bertujuan merawat warisan budaya, tetapi juga membuka ruang bagi lahirnya generasi kreatif baru.

"Transformasi Studio Lokananta bukan hanya tentang merawat warisan. Namun, bagaimana kita dapat meneruskan, bahkan membuka ruang baru untuk pertumbuhan, kreativitas, dan kolaborasi," tambahnya.

Dengan demikian, pihaknya turut membuka peluang bagi generasi hari ini dan yang akan datang untuk memperkuat potensi serta identitasnya di industri kreatif.

"Holding BUMN Danareksa percaya dengan memberdayakan talenta lokal, kita dapat lebih menggerakan dampak ekonomi dan sosial yang berkelanjutan, baik bagi Lokananta maupun negara," ujar Agus Widjaja.

Selain BeverlyLine, album kompilasi ini juga menampilkan empat finalis terbaik lainnya, yakni Drewgon dari Maluku Tenggara dengan lagu Panggajo Majo, Tuan Sendiri dari Bandung melalui Kelak, Gardenia asal Banjarnegara dengan Requiem For The White Wolf, serta Barmy Blokes dari Surakarta lewat lagu Pop Karir.

Beragam tema yang mereka angkat, mulai dari kehilangan, kerinduan, cinta, hingga semangat pantang menyerah, memperlihatkan keberagaman perspektif generasi muda Indonesia.

Peluncuran Album Kompilasi Bintang Muda Lokananta Vol. 2 juga diramaikan melalui Album Release Party yang menghadirkan penampilan Rebellion Rose dan The Melting Minds.

Setelah peluncuran album, para finalis, termasuk BeverlyLine, dijadwalkan menjalani tur promosi ke sejumlah kota sebagai langkah memperluas jangkauan pendengar sekaligus menguji respons pasar terhadap karya-karya mereka.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.