Meninggal karena Sakit, Haji Uma Bersama Warga Aceh di Malaysia Pulangkan Jenazah Asal Aceh Utara
SERAMBINEWS.COM, ACEH UTARA - Anggota DPD RI asal Aceh, H Sudirman atau akrab disapa Haji Uma, bersama Grup Aceh Bersatu (GAB) dan Grup Aceh Meutuah (GAM) di Malaysia, memfasilitasi pemulangan jenazah seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Aceh Utara yang meninggal dunia di Malaysia.
Korban bernama Syafi'i bin Nurdin (31), warga Gampong Kuta Geulumpang, Kecamatan Samudera, Kabupaten Aceh Utara.
Almarhum diketahui telah merantau sekitar empat tahun dan bekerja di sektor perkebunan di Malaysia. Ia meninggal dunia di kediaman mertuanya di Malaka akibat sakit komplikasi.
Proses pemulangan jenazah bermula setelah pihak keluarga melalui Geuchik Gampong Kuta Geulumpang menyampaikan laporan kepada Haji Uma.
Keluarga mengaku mengalami kesulitan karena keterbatasan biaya serta kendala pengurusan dokumen di Malaysia.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Haji Uma langsung berkoordinasi dengan Wakil Ketua GAB, Malek, serta Bendahara GAM, Saiful, di Malaysia.
Keduanya kemudian membantu mengurus administrasi pemulangan jenazah hingga dapat diterbangkan ke Indonesia.
"Total biaya pemulangan ini mencapai Rp19.600.000, di mana sebagian ditanggung oleh perusahaan tempat almarhum bekerja, kumpulan warga Aceh di Malaysia, serta keluarga almarhum,"
"Sedangkan untuk biaya kargo dan ambulans sebesar Rp3.500.000, saya tanggung secara pribadi," kata Haji Uma saat mengunjungi rumah duka, Senin (29/6/2026).
Setelah seluruh proses administrasi selesai, jenazah Syafi'i diterbangkan menuju Bandara Internasional Kualanamu, Sumatera Utara.
Setibanya di bandara, jenazah dijemput oleh staf penghubung Haji Uma, Fajri, lalu diberangkatkan ke kampung halaman di Aceh Utara menggunakan ambulans.
Dalam proses pemulangan tersebut, jenazah turut didampingi oleh staf Haji Uma wilayah Aceh Utara, Abdul Rafar. Jenazah tiba di rumah duka pada Minggu, 28 Juni 2026, sekitar pukul 22.00 WIB.
Saat mengunjungi rumah duka, Haji Uma menyampaikan belasungkawa kepada keluarga almarhum. Ia berharap keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan dan ketabahan.
"Secara pribadi saya menyampaikan duka cita yang mendalam. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dalam menghadapi cobaan ini," ujar Haji Uma.
Sementara itu, abang kandung almarhum, Tgk Abu Bakar, menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu pemulangan jenazah adiknya dari Malaysia ke Aceh.
"Kami selaku pihak keluarga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh warga Aceh di Malaysia yang telah bersusah payah mengurus pemulangan jenazah adik kami,"
"serta kepada Bapak H Sudirman atau Haji Uma yang telah memfasilitasi penjemputan hingga jenazah tiba di rumah duka," ungkap Tgk Abu Bakar.
(Serambinews.com/ar)