Chelsea Melontarkan Kritik Pedas kepada Enzo Maresca Setelah Resmi Diangkat Sebagai Manajer Baru Manchester City
Dewi Rahayu June 30, 2026 03:19 AM

Chelsea melancarkan serangan tajam terhadap Enzo Maresca setelah pelatih asal Italia itu resmi diperkenalkan sebagai manajer baru Manchester City. Dalam langkah yang belum pernah terjadi sebelumnya, klub asal London barat tersebut merilis pernyataan resmi yang bernada keras dan secara sengaja tidak menyebut nama mantan pelatih kepala mereka, setelah ia menyetujui untuk menggantikan Pep Guardiola di Stadion Etihad.

Pernyataan keras dari Chelsea

Klub London barat itu tidak berusaha menyembunyikan rasa kecewanya dalam pernyataan resmi yang dirilis pada hari Senin. Meskipun mereka telah memberi lampu hijau untuk kepindahan tersebut, jajaran pimpinan The Blues mengambil langkah langka dengan menyampaikan penjelasan rinci kepada para penggemar mengenai kepergian sang pelatih tanpa menyebutkan namanya secara langsung.

Pernyataan tersebut dimulai dengan: "Chelsea FC menyadari bahwa musim 2025/26 merupakan musim yang sangat mengecewakan bagi klub dan para pendukungnya. Salah satu faktor utama penyebabnya adalah gangguan yang terjadi akibat perubahan yang harus dilakukan klub pada posisi pelatih kepala selama periode Natal," demikian bunyi pernyataan itu. "Sehubungan dengan perkembangan terbaru, kami merasa penting untuk menjelaskan kepada para pendukung apa yang terjadi dan mengapa mantan pelatih kepala kami meninggalkan klub pada 1 Januari 2026."

Tudingan soal loyalitas yang terpecah

Pimpinan Chelsea mengklaim bahwa mereka pertama kali mengetahui minat sang manajer terhadap posisi di Manchester City pada musim gugur, dan mereka percaya hal itu telah mengganggu performa tim. Pernyataan itu melanjutkan: "Pada musim gugur tahun lalu, klub diberitahu oleh mantan pelatih kepala kami bahwa mungkin ada kesempatan baginya untuk menggantikan Pep Guardiola di akhir musim."

"Bagi kami, menjadi jelas bahwa keinginannya untuk menggantikan Guardiola sangat kuat dan bahwa ia sepenuhnya berkomitmen untuk mengejar kesempatan tersebut, meskipun ia masih terikat kontrak jangka panjang yang tidak memberinya hak untuk mengakhiri kontrak secara sepihak."

"Pada Desember 2025, pelatih kepala kami secara tiba-tiba dan tak terduga mengundurkan diri dari posisinya. Jelas, kami merasa dikhianati karena kami percaya pikirannya dan hatinya telah tertuju pada klub lain dan kesempatan lain, padahal ia baru saja tiba di Chelsea tahun sebelumnya."

"Tidak ada klub yang ingin mengganti pelatih kepala di pertengahan musim. Namun, mengingat keputusannya untuk tidak melanjutkan tanggung jawabnya hingga akhir musim, klub tidak memiliki pilihan lain selain melindungi para pemain, pendukung, dan lambang klub dengan menerima pengunduran dirinya."

Penyelesaian finansial dan permintaan maaf Maresca

Meskipun perpisahan itu berlangsung dengan nada pahit, masalah finansial akhirnya telah diselesaikan. Chelsea mengonfirmasi bahwa telah tercapai kesepakatan rahasia dengan Manchester City dan sang pelatih, meskipun laporan menyebutkan nilai kompensasi mencapai sekitar £17 juta. Pernyataan klub menyebutkan: "Dalam situasi ini dan dengan mempertimbangkan rasa saling menghormati antar klub, telah dicapai kesepakatan rahasia dengan Manchester City yang mencakup pembayaran kompensasi. Kesepakatan rahasia juga telah dicapai dengan mantan pelatih kepala, di mana ia akan membayar kompensasi."

Melalui media sosial, Maresca membagikan versinya sendiri tentang peristiwa tersebut dan mengakui bahwa dirinya adalah pihak yang mendorong keputusan tersebut. Ia mengatakan: "Pada akhir Desember 2025, saya membuat keputusan sulit untuk meninggalkan Chelsea."

"Keputusan itu sepenuhnya milik saya. Pengunduran diri saya dari Chelsea membuka jalan bagi saya untuk bergabung dengan Manchester City, klub yang sangat saya kenal. Saya sangat gembira karena kini saya telah bergabung dengan Manchester City."

"Saya menyadari bahwa kepergian saya dari Chelsea di pertengahan musim menyebabkan gangguan bagi klub dan saya meminta maaf atas hal itu. Itu bukan niat atau keinginan saya."

"Saya diperlakukan dengan baik oleh semua orang di Chelsea dan bersama-sama kami meraih kesuksesan serta kenangan luar biasa yang akan selalu saya hargai. Saya berterima kasih kepada klub, para pemilik, dan para penggemar atas kesempatan yang telah diberikan kepada saya."

Era baru dimulai bersama Alonso

Meski kepergian Maresca terjadi dengan cara yang menyakitkan, Chelsea menegaskan optimisme mereka terhadap masa depan di bawah arahan Xabi Alonso, yang telah resmi mengambil alih kursi pelatih di Stamford Bridge. Dalam sindiran halus terhadap Maresca, klub memuji karakter Alonso: "Menatap musim depan, dengan Xabi Alonso, kami memiliki manajer dengan kecerdasan sepak bola luar biasa dan profesionalisme tingkat tertinggi. Ia memiliki semua atribut untuk membawa kesuksesan yang pantas dan diharapkan oleh para pendukung klub."

Maresca meninggalkan warisan yang kompleks di London; meskipun ia berhasil membawa tim meraih gelar Liga Konferensi Eropa dan Piala Dunia Antarklub, kepergiannya di pertengahan musim tetap menjadi catatan negatif bagi manajemen. Kini, ia menghadapi tantangan besar menggantikan Guardiola, pelatih yang telah mendefinisikan era kejayaan bagi The Citizens.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.