BOLASPORT.COM - Petenis Indonesia, Janice Tjen, berhasil memetik kemenangan pada babak pertama Wimbledon 2026. Leylah Fernandez kembali menjadi korban setelah duel sebelumnya di Australia dan Uni Emirat Arab.
Janice Tjen melanjutkan tren positif untuk selalu lolos dari babak pertama turnamen tenis Grand Slam sejak naik kelas ke WTA Tour tahun lalu.
Setelah melakukannya di US Open 2025 dan Australian Open 2026, petenis asal Jakarta berhasil di Wimbledon 2026 yang menjadi puncak musim lapangan rumput.
Janice mengalahkan Leylah Fernandez dengan skor 6-1, 7-6 (3) dalam pertandingan di All England Lawn Tennis and Croquet Club, London, Inggris, Senin (29/6/2026).
Kemenangan Janice menjadi sejarah lainnya. Dia menjadi petenis tunggal Indonesia pertama yang melewati babak pertama Wimbledon sejak Angelique Widjaja pada 2003.
Janice tampil percaya diri dengan kostum serba putih yang telah menjadi seragam wajib bagi para pemain di Wimbledon.
Penampilan dominan ditunjukkan atas sang unggulan ke-22. Janice memenangkan set pertama dengan skor telak 6-1 dalam waktu setengah jam.
Padahal Janice menghadapi debutnya Wimbledon dengan catatan kurang mengesankan.
Empat kekalahan beruntun ditelannya dalam ajang-ajang pendahuluan di grass court swing tahun ini dan dari lawan yang peringkatnya lebih rendah.
Namun, di panggung besar Janice kembali menunjukkan kebolehannya.
Servis bertenaga kembali menjadi andalan Janice. Fernandez yang pernah mencapai final grand slam saat US Open 2020 dibuat keteteran karenanya.
Di sisi lain, Janice dapat mematahkan servis Fernandez sebanyak tiga kali walau enam kali lawan menggagalkan break point.
Kepercayaan diri Janice masih terlihat pada set kedua.
Menekan sejak ayunan pertama, beberapa kali dia membatasi pergerakan Janice dengan bergerak maju ke area depan.
Namun, Fernandez menolak untuk kalah lebih cepat. Poin dari net juga banyak dibukukannya. Set kedua berjalan dengan lebih seimbang. Kedudukan terus disamakan.
Janice tidak gentar walau keunggulannya terus disusul. Fernandez bahkan hampir mematahkan servisnya saat 4-4 dengan game point dari pertahanan kuat.
Janice dapat bangkit. Sebuah backhand slice yang mengombang-ambingkan lawan yang berdarah Filipina itu mengubah skor menjadi 5-4.
Fernandez memperpanjang napas dengan gim yang dominan untuk 5-5. Janice tak mau kalah. Parade as mengantarkan dia kembali unggul 6-5.
Janice mengawali gim berikutnya dengan positif melalui winner dari tembakan forehand. Apes, sebuah kesalahan dalam posisi menekan membantu Fernandez memaksakan tie break.
Janice tampil apik dengan unggul duluan 2-0 berkat tembakan yang menyusuri garis samping yang sukses dan sebuah eror dari Fernandez.
Fernadez mengejar sampai 2-3 tetapi gagal. Sebuah as dari Janice mengubah skor menjadi 6-3. Total enam as dibukukannya.
Upaya tembakan voli yang gagal dari Fernandez di depan net pun menutup laga.
Di babak kedua, Janice akan menghadapi pemenang laga antara Mimi Xu yang berstatus wildcard dan Daria Kasatkina.
Janice juga akan tampil di ganda putri bersama rekan senegara, Aldila Sutjiadi, yang pernah lolos hingga babak ketiga Wimbledon bareng partner sebelumnya.
Duet pemenang SEA Games dan turnamen WTA itu akan ditantang pasangan tuan rumah, Harriet Hart/Maia Lumsden.