Renungan Harian Katolik Selasa 30 Juni 2026, Tuhan Selalu Menolong
Gordy Donovan June 30, 2026 07:37 AM

TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE - Mari simak renungan harian Katolik Selasa 30 Juni 2026.

Tema renungan harian katolik "Tuhan Selalu Menolong".

Renungan harian katolik disiapkan untuk pesta para martir pertama di Roma.

Pesta para martir pertama di Roma dengan warna liturgi hijau.

Bacaan hari Selasa: Am 3:1-8; 4:11-12; Mzm 5:5-6.7.8; Mat 8:23-27 dan BcO Neh 7:72b-8:18.

Baca juga: Renungan Harian Katolik Selasa 30 Juni 2026, Mengandalkan Kekuatan Tuhan

 

Bacaan Pertama;

Dengarlah firman ini, yang diucapkan TUHAN tentang kamu, hai orang Israel, tentang segenap kaum yang telah Kutuntun keluar dari tanah Mesir, bunyinya:

"Hanya kamu yang Kukenal dari segala kaum di muka bumi, sebab itu Aku akan menghukum kamu karena segala kesalahanmu.

Berjalankah dua orang bersama-sama, jika mereka belum berjanji?

Mengaumkah seekor singa di hutan, apabila tidak mendapat mangsa? Bersuarakah singa muda dari sarangnya, jika belum menangkap apa-apa?

Jatuhkah seekor burung ke dalam perangkap di tanah, apabila tidak ada jerat terhadapnya? Membingkaskah perangkap dari tanah, jika tidak ditangkapnya sesuatu?

Adakah sangkakala ditiup di suatu kota, dan orang-orang tidak gemetar? Adakah terjadi malapetaka di suatu kota, dan TUHAN tidak melakukannya?

Sungguh, Tuhan ALLAH tidak berbuat sesuatu tanpa menyatakan keputusan-Nya kepada hamba-hamba-Nya, para nabi.

Singa telah mengaum, siapakah yang tidak takut? Tuhan ALLAH telah berfirman, siapakah yang tidak bernubuat?"

"Aku telah menjungkirbalikkan kota-kota di antara kamu, seperti Allah menjungkirbalikkan Sodom dan Gomora, sehingga kamu menjadi seperti puntung yang ditarik dari kebakaran, namun kamu tidak berbalik kepada-Ku," demikianlah firman TUHAN.

"Sebab itu demikianlah akan Kulakukan kepadamu, hai Israel. Oleh karena Aku akan melakukan yang demikian kepadamu, maka bersiaplah untuk bertemu dengan Allahmu, hai Israel!"

Mazmur Tanggapan;

Pembual tidak akan tahan di depan mata-Mu; Engkau membenci semua orang yang melakukan kejahatan.

Engkau membinasakan orang-orang yang berkata bohong, TUHAN jijik melihat penumpah darah dan penipu.

Tetapi aku, berkat kasih setia-Mu yang besar, aku akan masuk ke dalam rumah-Mu, sujud menyembah ke arah bait-Mu yang kudus dengan takut akan Engkau.

TUHAN, tuntunlah aku dalam keadilan-Mu karena seteruku; ratakanlah jalan-Mu di depanku.

Bait Pengantar Injil:
P: Alleluia
U: Alleluia

Bacaan Injil Katolik;

P: Inilah Injil Yesus Kristus, karangan Matius:
U: Dimuliakanlah Tuhan.

Lalu Yesus naik ke dalam perahu dan murid-murid-Nya mengikuti-Nya.

Sekonyong-konyong mengamuklah angin ribut di danau itu, sehingga perahu itu ditimbus gelombang, tetapi Yesus tidur.

Maka datanglah murid-murid-Nya membangunkan Dia, katanya: "Tuhan, tolonglah, kita binasa."

Ia berkata kepada mereka: "Mengapa kamu takut, kamu yang kurang percaya?" Lalu bangunlah Yesus menghardik angin dan danau itu, maka danau itu menjadi teduh sekali.

Dan heranlah orang-orang itu, katanya: "Orang apakah Dia ini, sehingga angin dan danaupun taat kepada-Nya?"

P: Demikinlah Injil Tuhan.
U: Terpujilah Kristus

Renungan Harian Katolik

"Tuhan Selalu Menolong""

Ketika seseorang menderita, jatuh miskin, atau sakit dia bisa saja berpaling dari Tuhan. Dia mengabaikan suara Tuhan dan lebih mencari alternatif seperti orang pintar, para dukun untuk mengatasi problemnya. Orang yang bergelimangan harta kekayaan atau punya kedudukan pun bisa berpaling juga dari Tuhan dengan lebih mengandalkan harta dan kekayaannya. 

Dalam bacaan pertama hari ini, melalui nubuat Amos, Tuhan menegur bangsa Israel karena menyembah berhala dan hidup dalam kemewahan, sementara mereka tidak lagi memperhatikan kondisi mereka sendiri. 

Amos menegaskan bahwa Tuhan akan menyatakan kekuasaan-Nya dan kekuatan-Nya untuk membalas tindakan kejahatan dan hukuman yang akan menimpa bangsa Israel yang tidak bertobat. 

Peristiwa Yesus menenangkan badai di danau dalam bacaan Injil menggambarkan bahwa Yesus adalah sumber keselamatan dan kekuatan bagi mereka yang percaya kepada-Nya. 

Dalam kehidupan kita pun tidak luput dari badai, entah dalam kehidupan keluarga entah dalam panggilan sebagai seorang biarawan/biarawati, imam dan lain-lain. Ketika menghadapi tantangan itu, kita perlu mengandalkan kekuatan Tuhan dan mencari keselamatan melalui iman kepada Yesus. Kita mau bertobat, mohon pengampunan dosa dan hidup sesuai dengan kehendak Tuhan. 

Tuhan Yesus, dengan peristiwa Engkau menghardik badai di danau, kami semakin percaya bahwa Engkau selalu hadir dan menolong kami dalam menghadapi tantangan hidup ini. Amin. (Sumber iman katolik.or.id/adiutami.com/kgg).

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.