TRIBUNBEKASI.COM, JAKARTA- Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) memberikan penghargaan kepada PT Importa Jaya Abadi (Importa) setelah mencatat penjualan lebih dari 1 juta unit lemari pakaian berbahan besi selama lima tahun terakhir.
Penghargaan tersebut diserahkan di Jakarta pada Sabtu (27/6/2026) sebagai pengakuan atas capaian perusahaan di industri furnitur berbahan besi.
CEO Importa, Nizar Bawazier, mengatakan keberhasilan itu tidak hanya menunjukkan tingginya angka penjualan, tetapi juga menjadi bukti kepercayaan pelanggan terhadap produk yang ditawarkan perusahaan.
"Pencapaian lebih dari 1 juta unit lemari pakaian besi dalam lima tahun bukan hanya tentang angka penjualan, tetapi merupakan cerminan dari kepercayaan pelanggan dan kerja keras seluruh ekosistem Importa," ujar Nizar dalam keterangan tertulis, Minggu (28/6/2026).
Nizar menjelaskan, meningkatnya minat masyarakat terhadap furnitur berbahan besi dipengaruhi daya tahan material yang dinilai lebih cocok digunakan di wilayah beriklim tropis seperti Indonesia.
Dalam beberapa tahun terakhir, Importa juga memperluas penggunaan material besi ke berbagai jenis produk. Tidak hanya lemari pakaian, perusahaan kini menghadirkan meja makan, lemari hias, hingga furnitur untuk kebutuhan perkantoran dan ruang publik.
Menurutnya, pemanfaatan material besi juga dapat menjadi alternatif untuk mengurangi ketergantungan terhadap bahan baku kayu.
Selain menerima penghargaan MURI, Importa memperkenalkan tagline baru sebagai bagian dari strategi memperkuat posisi perusahaan di industri furnitur berbahan besi.
Ke depan, perusahaan berencana melanjutkan pengembangan jaringan distribusi sekaligus memperluas jangkauan pasar di berbagai daerah.
Sebagai informasi, Importa merupakan unit usaha PT Nata Corpora Investama (N Corp) yang bergerak di bidang distribusi furnitur berbahan dasar besi. Berdiri sejak 2011, perusahaan kini telah memiliki puluhan cabang distribusi di berbagai wilayah Indonesia.