– Kejutan besar terjadi pada babak gugur Piala Dunia 2026 di Boston, Amerika Serikat. Tim nasional Paraguay secara dramatis sukses menyingkirkan raksasa sepak bola Eropa, Jerman, lewat babak adu penalti dengan skor 4-3 setelah bermain imbang 1-1 hingga babak tambahan waktu.
Sejak babak pertama dimulai, Jerman yang lebih diunggulkan justru tampak kesulitan membongkar rapatnya lini pertahanan Paraguay. Petaka bagi Jerman datang pada paruh pertama laga. Berawal dari skema bola mati yang gagal disapu bersih dengan sempurna oleh barisan pertahanan Jerman, Paraguay berhasil memecah kebuntuan. Umpan silang matang yang dikirimkan oleh Galarza sukses disambut oleh Julio Enciso dengan sundulan tajam yang merobek jala gawang Manuel Neuer, membawa Paraguay memimpin 1-0. Ini merupakan gol pertama Paraguay di babak gugur sepanjang sejarah keikutsertaan mereka di Piala Dunia.
Memasuki babak kedua, pelatih Jerman Julian Nagelsmann menginstruksikan anak asuhnya untuk bermain lebih cepat dan agresif dari sektor sayap. Hasilnya terbukti instan pada awal paruh kedua. Melalui skema serangan yang rapi, Florian Wirtz mengirimkan umpan silang akurat ke dalam kotak penalti yang langsung disambar oleh Kai Havertz lewat sundulan tipis untuk menyamakan kedudukan menjadi 1-1.
Jerman sebenarnya sempat mencetak gol kedua menjelang akhir waktu normal melalui sundulan memanfaatkan situasi sepak pojok. Namun, wasit asal Maroko Jalal Jayed menganulir gol tersebut setelah melakukan tinjauan Video Assistant Referee (VAR). Penyerang Jerman dinilai melakukan pelanggaran terlebih dahulu dengan mengadang pergerakan kiper Paraguay, Orlando Gilles, sehingga skor tetap bertahan 1-1 dan laga harus dilanjutkan hingga babak adu penalti.
Di babak adu penalti, drama luar biasa terjadi. Kiper Paraguay Orlando Gilles tampil sebagai pahlawan dengan menepis eksekusi penalti pertama Jerman yang diambil Kai Havertz. Meski Paraguay sempat gagal mengunci kemenangan lebih awal setelah sepakan Antonio Sanabria melebar dan eksekusi Balbuena dimentahkan Neuer, Jerman justru membuang kesempatan di babak penalti kematian mendadak (sudden death). Jonathan Tah yang maju sebagai eksekutor melepaskan tembakan yang melambung jauh di atas mistar gawang. Penendang terakhir Paraguay tidak menyia-nyeakan kesempatan emas tersebut dengan sukses mengecoh Neuer, sekaligus mengunci kemenangan bersejarah Paraguay 4-3 atas Jerman.