SURYA.co.id, LUMAJANG – Arus penumpang kereta api di Stasiun Klakah, Kabupaten Lumajang, mengalami lonjakan pada puncak libur sekolah 2026.
Selama sepekan, ribuan warga memanfaatkan moda transportasi kereta api untuk bepergian, terutama saat akhir pekan.
Data PT KAI Daerah Operasional (Daop) 9 Jember mencatat sebanyak 4.336 penumpang naik dan turun di Stasiun Klakah selama periode 22-28 Juni 2026.
Manajer Hukum dan Humas Daop 9 Jember Cahyo Widiantoro mengatakan jumlah tersebut merupakan akumulasi penumpang yang berangkat maupun tiba di Stasiun Klakah selama masa libur sekolah.
Baca juga: Intip Penyebab Penumpang Kereta Api di Stasiun Mojokerto Meningkat 13,5 Persen Selama Mei 2026
"Kumulatif naik turun periode 22-28 sebanyak 4.336 penumpang," ujarnya melalui keterangan tertulis, Senin (29/6/2026).
Menurut Cahyo, kepadatan penumpang paling terasa pada akhir pekan, yakni 27-28 Juni 2026.
Pada dua hari tersebut, total 1.390 penumpang tercatat menggunakan layanan kereta api di Stasiun Klakah.
"Naik turun pada 27 Juni 2026 sebanyak 632 penumpang. Semetara pada 28 Juni 2026 naik turun sebanyak 758 penumpang," beber Cahyo.
Ia menjelaskan, peningkatan jumlah penumpang tidak hanya terjadi di Stasiun Klakah.
Seluruh stasiun yang berada di wilayah Daop 9 Jember juga mengalami tren serupa selama musim libur sekolah.
Cahyo menyebut, rata-rata jumlah penumpang di seluruh stasiun Daop 9 Jember meningkat sekitar 14 persen dibandingkan periode 15-21 Juni 2026.
Menurutnya, tingginya minat masyarakat menggunakan kereta api menunjukkan moda transportasi tersebut masih menjadi pilihan utama untuk perjalanan wisata bersama keluarga selama liburan.
"Kereta api jadi mode transportasi favorit karena menawarkan perjalanan yang aman, nyaman, tepat waktu,dan terjangkau. Kami mengapresiasi kepercayaan pelanggan yang memilih kereta api untuk mengisi masa libur bersama keluarga," ulas Cahyo.
Selain meningkatnya mobilitas masyarakat, program diskon tarif kereta api sebesar 30 persen yang masih berlaku hingga 5 Juli 2026 juga dinilai menjadi daya tarik bagi calon penumpang.
"Program diskon dari pemerintah tersebut dihadirkan untuk memberikan kemudahan bagi pelanggan sekaligus mendorong masyarakat memilih kereta api sebagai moda transportasi yang aman, nyaman dan terjangkau untuk perjalanan liburan," ulas Cahyo.
Di wilayah Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya, juga memberikan diskon tiket kereta api kelas ekonomi komersial sebesar 30 persen selama masa libur sekolah 2026.
Program diskon tersebut berlaku untuk perjalanan kereta api dengan jadwal keberangkatan mulai 20 Juni hingga 5 Juli 2026.
"Program diskon transportasi ini merupakan stimulus dari Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan untuk mendorong mobilitas masyarakat sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi," ujar Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, kepada SURYA.co.id, Selasa (9/6/2026).
Menurut Mahendro, periode libur sekolah menjadi salah satu momentum dengan tingkat mobilitas masyarakat yang cukup tinggi.
Banyak masyarakat memanfaatkan momen tersebut untuk berwisata, mengunjungi keluarga, maupun menjalankan berbagai aktivitas ekonomi.
Kondisi tersebut dinilai mampu memberikan dampak positif terhadap sektor pariwisata, perdagangan, hingga pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di berbagai daerah yang dilalui jaringan kereta api.
Adapun syarat dan ketentuan program diskon tiket kereta api ekonomi komersial sebesar 30 persen tersebut antara lain :
"Program ini berlaku selama kuota tiket dan alokasi tarif diskon masih tersedia. Dengan adanya promo tersebut, masyarakat diharapkan dapat menikmati perjalanan liburan sekolah yang lebih terjangkau sekaligus turut mendukung pertumbuhan ekonomi nasional," tutupnya. (Imam Nahwawi/Fikri Firmansyah)