Trik Licik Israel Terbongkar? Profesor Iran Sebut Tel Aviv Ingin Kuasai Lebanon secara Permanen
Tribun-video June 30, 2026 11:42 AM
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baruTRIBUN-VIDEO.COM - Ketegangan di Timur Tengah belum juga mereda meski perang antara Iran dan Amerika Serikat telah berakhir.Kini, sorotan tertuju pada keberadaan pasukan Israel yang hingga saat ini masih berada di wilayah Lebanon selatan.Profesor Universitas Teheran, Seyed Mohammad Marandi, menilai kondisi tersebut bukan sekadar operasi militer sementara.Menurutnya, Israel diduga memiliki ambisi jangka panjang untuk mempertahankan kendalinya di wilayah Lebanon.Pernyataan itu disampaikan Marandi dalam wawancara bersama media Rusia, RT.Komentar tersebut muncul ketika implementasi sejumlah kesepakatan pascaperang masih menuai perdebatan.Marandi mengatakan, kehadiran militer Israel di Lebanon selatan tidak bisa dipandang hanya sebagai langkah pengamanan.Ia menilai, keberadaan pasukan Israel merupakan bagian dari strategi memperluas pengaruh di kawasan."Banyak yang mengetahui bahwa rezim Israel ingin memperluas wilayahnya dengan mengambil Lebanon dan Suriah. Ini merupakan bagian dari proyek Israel Raya," kata Marandi.Ia juga menyinggung keberadaan pasukan Israel di wilayah Suriah selatan yang berbatasan dengan Dataran Tinggi Golan.Menurutnya, pola tersebut memperlihatkan arah kebijakan Israel yang ingin mempertahankan kehadiran militernya di sejumlah wilayah strategis.Meski begitu, pernyataan tersebut merupakan pandangan pribadi Marandi dan belum tentu mencerminkan posisi resmi pemerintah Iran.Dalam kesempatan yang sama, Marandi turut mengkritik AS.Ia menilai Washington tidak menjalankan perannya untuk mendorong penarikan pasukan Israel dari Lebanon selatan.Menurut Marandi, langkah tersebut bertentangan dengan pemahaman Iran terhadap kesepakatan sementara yang dicapai bersama Amerika Serikat pada Juni 2026."Amerika tidak mendorong mereka keluar. Mereka tidak memberikan tekanan kepada Israel untuk mengakhiri pendudukannya," ujarnya.Ia juga mengaku sejak awal tidak yakin Amerika benar-benar akan melaksanakan seluruh isi kesepakatan tersebut.Sebelumnya, Iran dan AS sempat membuka kembali jalur diplomasi setelah konflik bersenjata yang berlangsung sekitar 40 hari.Salah satu tuntutan utama Teheran dalam proses itu adalah penarikan pasukan Israel dari Lebanon selatan.Namun, hingga kini keberadaan militer Israel di wilayah tersebut masih menjadi sumber perdebatan.Di sisi lain, Israel dan pemerintah Lebanon juga menandatangani kesepakatan yang dimediasi AS.Perjanjian itu mengatur penarikan bertahap pasukan Israel dari sejumlah wilayah di Lebanon selatan.Sebagai bagian dari kesepakatan, pelucutan senjata Hizbullah juga menjadi salah satu poin utama.Namun implementasi perjanjian tersebut belum berjalan mulus.Iran dan AS bahkan saling menuduh telah melanggar kesepakatan yang sebelumnya disepakati.Dalam beberapa hari terakhir, kedua negara juga kembali terlibat aksi saling serang yang memicu meningkatnya ketegangan.Sementara itu, Hizbullah sejak awal menyatakan menolak perjanjian yang dimediasi Amerika Serikat.Kelompok tersebut menilai kesepakatan itu justru memberi ruang bagi Israel untuk tetap menjalankan operasi militer di Lebanon.Hizbullah juga menolak tuntutan pelucutan senjata yang menjadi syarat utama dalam perjanjian tersebut.Penolakan itu dinilai menjadi salah satu hambatan terbesar bagi upaya menjaga stabilitas di perbatasan Lebanon dan Israel.Di tengah situasi tersebut, pernyataan Marandi kembali memunculkan kekhawatiran mengenai arah konflik di Timur Tengah.Apalagi sebelumnya sejumlah analis juga menilai kawasan Teluk mulai mengalami perubahan geopolitik.Negara-negara di kawasan disebut membangun poros dan aliansi baru di tengah memudarnya pengaruh AS.Kondisi itu membuat masa depan keamanan kawasan masih dipenuhi ketidakpastian.Sementara proses diplomasi yang sempat dibuka kembali terus menghadapi tantangan dari berbagai pihak.(Tribun-Video.com)Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul "Profesor Iran: Israel Berencana Duduki Lebanon Secara Permanen" https://www.tribunnews.com/internasional/7848115/profesor-iran-israel-berencana-duduki-lebanon-secara-permanenPenulis: Hasiolan Eko P GultomProgram: Tribun Video UpdateHost: Feba FadhilianaEditor Video: Aura Dewi ArafuruUploader: #viory #iran #israel #amerikaserikat #konfliktimurtengah #hizbullah #irgc #idf
© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.