– Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sulawesi Utara (Sulut) tengah melakukan penyelidikan mendalam guna mengusut tuntas kronologi insiden tragis yang menewaskan seorang anggota Satreskrim Polres Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Briptu Excel Mamuli.
Briptu Excel dilaporkan mengembuskan napas terakhirnya setelah diduga tidak sengaja tertembak oleh rekan sejawatnya sendiri, Brigpol RLT alias Randy, saat keduanya tengah berjuang mengamankan sebuah aksi keributan di tengah masyarakat.
Peristiwa memilukan tersebut terjadi ketika tim Unit Reaksi Cepat (URC) Resmob Polres Bolmut bergerak cepat merespons laporan warga terkait adanya pertikaian antarkelompok yang melibatkan sejumlah orang dengan senjata tajam.
Kabid Humas Polda Sulut, Kombes Pol Alamsyah P. Hasibuan, menjelaskan bahwa operasi penanganan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat itu dipimpin langsung oleh Brigpol RT bersama dua personel URC lainnya, termasuk Briptu Excel.
Setibanya di lokasi kejadian, petugas langsung berupaya mengamankan para perusuh, namun situasi berkembang menjadi sangat cepat dan berbahaya ketika salah seorang terduga pelaku mencoba merangsek maju untuk menyerang Briptu Excel menggunakan senjata tajam.
Melihat adanya ancaman keselamatan yang mendesak, Brigpol Randy berinisiatif mengeluarkan senjata api dinasnya dan mengarahkannya ke arah pelaku, namun dalam kondisi genting tersebut peluru yang diletuskan justru mengenai tubuh Briptu Excel.
"Dengan adanya perlawanan oleh para pelaku, dalam kondisi yang berlangsung sangat cepat tersebut, Brigpol RLT alias Randy mengeluarkan senpi dan mengarahkan ke pelaku namun ternyata mengenai rekannya sendiri Briptu Excel sehingga mengalami luka tembak," terang Kombes Pol Alamsyah.
Pasca-kejadian, korban sempat dievakuasi menuju RSUD Bolaang Mongondow Utara sebelum akhirnya diputuskan untuk dirujuk ke Rumah Sakit Bhayangkara Manado demi mendapatkan tindakan medis lanjutan.
Nahas, dalam perjalanan menuju rumah sakit di Kota Manado tersebut, nyawa korban tidak dapat diselamatkan dan Briptu Excel dinyatakan meninggal dunia pada pukul 22.15 Wita.
Ayah korban, Yos Mamuli, saat ditemui di RS Bhayangkara Manado pada Senin (29/6/2026) mengungkapkan bahwa putranya baru satu bulan bergabung dalam jajaran URC setelah sebelumnya sempat dimutasi dari korps Polda Sulut ke Unit Lantas Polres Bolmut.
Pihak keluarga mengaku sangat terpukul atas kepergian korban, terlebih mereka juga mengenal baik sosok Brigpol Randy, dan kini menyerahkan sepenuhnya proses investigasi objektif ini kepada jajaran penegak hukum Polda Sulut.
Hingga saat ini, tim pengawas internal Propam Polda Sulut bersama Satreskrim Polres Bolmut telah memeriksa seluruh personel di lokasi kejadian, sementara aparat juga masih terus memburu dua terduga pelaku keributan yang melarikan diri.