TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Berawal dari tugas kuliah yang sederhana, siapa sangka kini usaha buket milik Lora Ardianti mampu melayani puluhan hingga ratusan pesanan setiap bulannya.
Usaha yang diberi nama Raa Bucket Jambi itu mulai dirintis pada Oktober 2022.
Ide bisnis tersebut muncul saat Lora mendapat tugas membuat business plan di bangku kuliah.
Saat itu, ia mencoba membuat buket dari kain perca sebagai bagian dari tugas.
Tak berhenti di situ, hasil karyanya kemudian digunakan sebagai hadiah untuk teman yang menjalani sidang skripsi.
Respons positif dari orang-orang di sekitarnya membuat Lora melihat peluang bisnis yang menjanjikan.
"Dari tugas kuliah coba-coba bikin buket dari kain perca, lalu lanjut dibuat untuk hadiah teman sidang. Ternyata banyak yang suka, akhirnya saya serius menjalankan usaha ini," ujarnya pada Senin (29/6/2026).
Lora memilih bisnis buket karena modal awal yang relatif ringan, namun memiliki peluang keuntungan yang cukup besar.
Baca juga: Tabel Angsuran KUR BRI 2026 untuk Limit sampai Rp500 Juta Tenor 1--5 Tahun
Baca juga: UMKM Pandan di Kota Jambi Rasakan Manfaat Permodalan Berbunga Ringan dari BRI
Selain itu, permintaan buket terus meningkat karena selalu dibutuhkan dalam berbagai momen spesial.
Raa Bucket Jambi kini menawarkan beragam jenis buket, mulai dari buket uang, bunga, boneka, pita satin, makanan ringan, hingga skincare.
Pelanggannya pun berasal dari berbagai kalangan mulai dari pelajar, mahasiswa hingga masyarakat umum.
Momen tertentu menjadi masa paling sibuk bagi usahanya, terutama saat musim perpisahan sekolah, Hari Guru, dan Hari Valentine.
Pada hari biasa, dia mampu menerima sekitar 40 hingga 50 pesanan setiap bulan.
Sementara saat musim ramai, jumlah pesanan dapat menembus lebih dari 100 buket.
Meski demikian, Lora mengaku tetap menghadapi sejumlah tantangan, seperti persaingan harga dengan pelaku usaha lain, harga bahan baku yang terus meningkat, hingga tuntutan untuk selalu menghadirkan desain terbaru sesuai tren.
Untuk menarik minat konsumen, Lora menawarkan harga yang ramah di kantong sehingga dapat dijangkau pembeli dengan anggaran terbatas.
Seelain itu, pelanggan juga diberi kebebasan untuk memesan desain sesuai keinginan dan menyesuaikan dengan budget yang dimiliki.
Salah satu produk yang paling diminati hingga saat ini adalah buket berbahan pita satin yang tampil elegan dan cocok dijadikan hadiah di berbagai kesempatan.
Dalam menjalankan usahanya, Lora juga memanfaatkan layanan digital dari Bank Rakyat Indonesia (BRI) untuk mempermudah transaksi dengan pelanggan maupun kebutuhan operasional usaha.
Sebagian besar pelanggan memilih melakukan pembayaran melalui rekening BRI karena dinilai lebih praktis dan tidak dikenakan biaya administrasi jika sesama rekening BRI.
"Setiap pelanggan mau transfer atau pembayaran, biasanya mereka langsung bertanya apakah ada nomor rekening BRI. Karena banyak yang pakai BRI, jadi transaksinya lebih mudah dan tidak ada biaya admin," katanya.
Selain menerima pembayaran secara digital, Lora juga memanfaatkan layanan perbankan untuk berbelanja kebutuhan usaha secara online.
Kemudahan transaksi tersebut membuat proses pembayaran kepada pemasok maupun penerimaan pembayaran dari pelanggan menjadi lebih cepat, aman, dan efisien.
Untuk saat ini, Lora aktif mempromosikan hasil karya tangannya di instagram dengan akun @raa_bucketjambii.
Menurutnya, layanan transaksi digital BRI sangat membantu perkembangan usahanya, terutama karena sebagian besar transaksi kini dilakukan secara non-tunai.
Dengan proses pembayaran yang mudah, pelayanan kepada pelanggan pun menjadi semakin cepat dan nyaman. (Tribunjambi.com/ Srituti Apriliani Putri)
Simak informasi lainnya di media sosial Facebook, Instagram, Thread dan X Tribun Jambi
Baca juga: Pipa Jebol, 5 Hari Air PDAM di Merangin Tidak Mengalir ke Rumah Warga
Baca juga: Provokasi Tawuran dari Medsos, Geng Motor Batang Hari vs Muaro Jambi, Satu Tewas