Kronologi Briptu Excel Tertembak Rekan Polisi di Bolmut, Propam Periksa Brigpol Randy
Dian Anditya Mutiara June 30, 2026 12:35 PM

 

WARTAKOTALIVE.COM – Kasus penembakan yang melibatkan sesama anggota kepolisian kembali terjadi di Indonesia.

Kali ini, anggota Satreskrim Polres Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sulawesi Utara, Briptu Excel Mamuli, meninggal dunia setelah diduga tertembak oleh rekan sesama polisi saat menjalankan tugas.

Peristiwa tersebut menambah daftar kasus penembakan yang melibatkan anggota Polri, setelah sebelumnya terjadi insiden yang menewaskan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J pada 2022 serta AKP Ryanto Ulil Anshari di Solok Selatan pada 2024.

Briptu Excel diketahui bertugas di Satreskrim Polres Bolmut dan baru sekitar satu bulan bergabung dengan Unit Reaksi Cepat (URC) Resmob Polres Bolmut.

Menurut sang ayah, Yos Mamuli, putranya telah merencanakan pernikahan dengan kekasihnya pada tahun depan.

"Ia berencana menikah tahun depan," kata Yos, dikutip dari TribunManado.co.id, Senin (29/6/2026).

Baca juga: Horor Washington, Detik-detik Penembakan Trump Hingga Tangis Pilu Erika Kirk: Saya Cuma Ingin Pulang

Sebelum menjadi anggota Polri, Briptu Excel aktif mengikuti berbagai kegiatan gereja dan pernah menjadi peserta remaja teladan.

"Excel pernah mengikuti remaja teladan," ujar Yos.

Sejak kecil, kata Yos, putranya bercita-cita menjadi seorang polisi. Demi mewujudkan impian tersebut, ia rutin berlatih fisik dan mempersiapkan kemampuan akademik.

Saat mengikuti seleksi penerimaan anggota Polri, Briptu Excel berhasil meraih peringkat ke-10 dari ribuan peserta.

"Excel sempat bertugas di Polda kemudian pindah ke Bolmut," katanya.

Yos juga mengungkapkan bahwa keluarga hingga kini masih menunggu hasil penyelidikan dan autopsi untuk mengetahui penyebab pasti kematian putranya.

Brigpol Randy Diamankan Propam

Pascakejadian, Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Sulawesi Utara mengamankan Brigpol Randy yang diduga terlibat dalam insiden tersebut.

Kabid Humas Polda Sulawesi Utara, Kombes Pol. Alamsyah P. Hasibuan, mengatakan Brigpol Randy saat ini masih menjalani pemeriksaan.

"Yang bersangkutan telah diamankan dan sedang menjalani pemeriksaan oleh Propam Polda Sulut. Proses pemeriksaan masih berlangsung," ujar Alamsyah.

Menurutnya, pemeriksaan dilakukan sebagai bagian dari penegakan disiplin dan kode etik sekaligus mendukung proses penyelidikan yang tengah berlangsung.

Baca juga: Polisi Tembak Polisi, Polda Metro Jaya Razia Senjata Api, Brigjen Djati: ini Bukan Formalitas!

Kronologi Kejadian

Peristiwa terjadi pada Minggu (28/6/2026) di Desa Paku, Kecamatan Bolangitang Barat, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara.

Berdasarkan keterangan seorang warga berinisial RB yang berada di sekitar lokasi, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 17.00 Wita.

Menurut RB, sebelum insiden terjadi, Briptu Excel Mamuli bersama sejumlah personel kepolisian mendatangi Desa Paku setelah menerima informasi dari masyarakat mengenai adanya aktivitas yang diduga mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Sesampainya di lokasi, petugas berhasil mengamankan seorang yang diduga terlibat dalam gangguan kamtibmas.

Sementara beberapa orang lainnya disebut berhasil melarikan diri.

"Satu orang berhasil diamankan, namun yang lainnya melarikan diri," ujar RB.

"Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tiga personel URC yang dipimpin Brigpol RT bergerak menuju lokasi kejadian untuk melakukan penanganan," kata Alamsyah.

Baca juga: Polisi Tembak Mati Siswa SMK Semarang, Henry Indraguna: Ini Tindakan Oknum Bukan Institusi Polri

Setibanya di lokasi, petugas berusaha mengamankan para terduga pelaku.

Dalam situasi yang berlangsung cepat, salah seorang pelaku diduga hendak menyerang Briptu Excel menggunakan senjata tajam.

Brigpol Randy kemudian mengeluarkan senjata api dan mengarahkannya ke pelaku. Namun, peluru justru mengenai Briptu Excel.

"Dengan adanya perlawanan oleh para pelaku, dalam kondisi yang berlangsung sangat cepat tersebut, Brigpol RLT alias Randy mengeluarkan senpi dan mengarahkan ke pelaku. Namun ternyata mengenai rekannya sendiri, Briptu Excel, sehingga mengalami luka tembak," ujar Alamsyah.

Briptu Excel sempat dievakuasi ke RSUD Bolmut sebelum dirujuk ke Rumah Sakit Bhayangkara Manado.

Namun, dalam perjalanan menuju rumah sakit, ia dinyatakan meninggal dunia.

Polda Sulawesi Utara memastikan Propam dan Satreskrim Polres Bolaang Mongondow Utara masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap secara menyeluruh penyebab insiden tersebut.

Deretan Kasus Penembakan Antaranggota Polri

Kasus yang menimpa Briptu Excel menambah daftar insiden penembakan yang melibatkan sesama anggota Polri.

Sebelumnya, Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat (Brigadir J) tewas ditembak Bharada Richard Eliezer pada 2022 dalam perkara yang kemudian menjadi salah satu kasus paling menyita perhatian publik.

Pada November 2024, Kasat Reskrim Polres Solok Selatan AKP Ryanto Ulil Anshari juga tewas ditembak Kabag Ops Polres Solok Selatan AKP Dadang Iskandar.

Sementara pada September 2022, Aipda A. Karnain meninggal dunia setelah ditembak rekan sesama polisi, Aipda Rudy Suryanto, di Kabupaten Lampung Tengah.

 

(Tribunnews.com/Nanda Lusiana, TribunManado.co.id/Arthur Rompis/Ferdi Gahuhuku)




© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.