BANGKAPOS.COM - Babak 32 besar Piala Dunia 2026 menyuguhkan drama luar biasa sejak hari pertama. Menggunakan format baru fase gugur yang langsung mempertemukan 32 tim terbaik melalui sistem gugur (hidup-mati), sejumlah tim raksasa langsung bertumbangan, sementara sejarah baru berhasil tercipta di tanah Amerika Utara.
Bagi Anda pencinta sepak bola, pastikan untuk menyimpan (save) halaman ini agar tidak ketinggalan update bagan, hasil, dan jadwal pertandingan selanjutnya!
1. Kanada 1-0 Afrika Selatan: Sejarah Baru Anak Asuh Jesse Marsch Laga pembuka 32 besar di Los Angeles Stadium berlangsung sangat ketat. Afrika Selatan mampu menahan gempuran Kanada hingga waktu normal hampir habis dengan skor kacamata 0-0.
Namun, drama terjadi di masa injury time (90+2'). Gelandang andalan Kanada, Stephen Eustaquio, muncul sebagai pahlawan dengan mencetak gol telat yang mengunci kemenangan 1-0. Hasil ini membawa Kanada lolos ke babak 16 besar untuk pertama kalinya dalam sejarah.
2. Brasil 2-1 Jepang: Gol Dramatis Martinelli di Houston Brasil harus berjuang habis-habisan untuk menyudahi perlawanan sengit Samurai Blue.
Jepang mengejutkan publik Houston setelah memimpin di babak pertama lewat gol indah Kaishu Sano.
Pelatih Brasil, Carlo Ancelotti, yang meminta timnya bermain dengan "pikiran, hati, dan kejernihan" akhirnya bernapas lega di babak kedua.
Casemiro menyamakan kedudukan lewat sundulan keras memanfaatkan umpan Gabriel Magalhaes. Detik-detik akhir pertandingan menjadi panggung bagi Gabriel Martinelli.
Menerima umpan Bruno Guimaraes, Martinelli sukses menaklukkan Zion Suzuki pada masa injury time untuk memastikan kemenangan dramatis 2-1 bagi Selecao.
3. Jerman (4) 1-1 (5) Paraguay: Juara Dunia 4 Kali Tumbang! Kejutan terbesar terjadi di Boston. Jerman mendominasi penguasaan bola, namun pertahanan disiplin Paraguay yang digalang Orlando Gill membuat frustrasi Leroy Sane dkk. Paraguay bahkan unggul lebih dulu lewat tandukan Julio Enciso sebelum turun minum.
Di babak kedua, Jerman menyamakan kedudukan, dan gol kemenangan Jonathan Tah sempat dianulir wasit.
Setelah laga imbang 1-1 bertahan hingga 120 menit, laga berlanjut ke adu penalti.
Kiper Paraguay sukses menepis tendangan Kai Havertz, dan eksekusi tenang Jose Canales akhirnya mengunci kemenangan bersejarah bagi La Albirroja. Jerman resmi tersingkir!
4. Belanda (2) 1-1 (3) Maroko: Singa Atlas Terkam Tim Oranje Duel klasik di Monterrey berakhir duka bagi Belanda.
Di waktu normal, Belanda sempat memimpin lewat gol serangan cepat Cody Gakpo (72').
Namun, Maroko membalas melalui sundulan bek tengah Issa Diop.
Memasuki babak adu penalti, kiper Maroko, Yassine Bounou (Bono), tampil heroik dengan memblok tendangan penentu Crysencio Summerville. Ismael Saibari yang maju sebagai penendang kelima Maroko sukses mengecoh Verbruggen, memastikan kemenangan adu penalti 3-2 untuk Singa Atlas.
Berikut adalah hasil dan jadwal sisa pertandingan babak 32 besar siaran langsung TV yang dapat Anda simpan:
Hasil Pertandingan Teraktual:
Rabu, 1 Juli 2026
00.00 WIB: Pantai Gading vs Norwegia | Dallas Stadium (Calon Lawan Brasil)
04.00 WIB: Prancis vs Swedia | New York New Jersey Stadium (Calon Lawan Paraguay)
08.00 WIB: Meksiko vs Ekuador | Mexico City Stadium
23.00 WIB: Inggris vs RD Kongo | Atlanta Stadium
Baca juga: Prediksi Skor Pantai Gading vs Norwegia di Piala Dunia 2026, Head to Head & Susunan Pemain Timnasnya
Baca juga: Meksiko vs Ekuador : Prediksi Skor, Head to Head, Line Up & Jadwalnya di 32 Besar Piala Dunia 2026
Baca juga: Prancis vs Swedia : Prediksi Skor, Head to Head, Line Up & Jadwalnya di 32 Besar Piala Dunia 2026
Kamis, 2 Juli 2026
03.00 WIB: Belgia vs Senegal | Seattle Stadium
07.00 WIB: Amerika Serikat vs Bosnia & Herzegovina | San Francisco Bay Stadium
Jumat, 3 Juli 2026
02.00 WIB: Spanyol vs Austria | Los Angeles Stadium
06.00 WIB: Portugal vs Kroasia | Toronto Stadium
10.00 WIB: Swiss vs Aljazair | BC Place Vancouver
Sabtu, 4 Juli 2026
01.00 WIB: Mesir vs Australia | Dallas Stadium
05.00 WIB: Argentina vs Tanjung Verde | Miami Stadium
08.30 WIB: Kolombia vs Ghana | Kansas City Stadium
Berikut bagan terupdate-nya:
Piala Dunia 2026 yang berlangsung di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko ini mencatatkan sejarah dengan total 48 peserta.
Oleh karena itu, fase gugur kini dimulai lebih awal dari babak 32 besar. Tim-tim yang bertanding di fase ini disaring dari:
Format hidup-mati membuat tidak ada kesempatan kedua bagi tim yang kalah.
Wasit sepak bola Bangka Belitung, Triadhy sebelumnya memprediksi Brasil akan berhasil mengalahkan Jepang mesti harus melewati permainan sulit.
Menurutnya, Brasil sebagai pemilik lima trofi Piala Dunia, ditambah sederet pemain bintangnya membuat tim Selecao boleh jumawa.
"Tim asuhan Carlo Ancelotti memiliki sederet pemain bintang yang bersinar bersama klubnya di Eropa," kata Triadhy dalam podcast Bangka Pos Selebrasi Lokal 2026 yang dipandu host Dedy Qurniawan, Senin (29/6/2026).
Pemain bintang itu di antaranya Vinicius Junior (Real Madrid), Matheus Cunha (Manchester United), Alisson Becker (FC Liverpool) hingga eks bintang FC Barcelona yakni Neymar.
Sebelumnya, eks pemain Persipas Pangkalpinang 92 dan PS Palembang Kisnusa (49) mengatakan Brasil memiliki keunggilan skuad yang mumpuni.
"Brazil ini memang dunggulkan karena memiliki skuad yang tangguh, serta pelatih berpengalaman," ujar Kisnusa saat diwawancara Bangkapos.com setelah Brasil ditahan imbang Maroko 1-1 di fase grup C, Minggu (14/6/2026).
Kisnusa mengatakan komposisi pemain tim Brazil harus diwaspadai oleh tim-tim lawan.
Mulai dari penjaga gawang diisi oleh tembok kokoh milik Fc Liverpool yakni Alison Becker, lalu dua bek tengah yang tampil memperkuat klubnya di final Liga Champions 2026 yakni Marquinhos (Paris Saint Germain) dan Gabriel Magalhaes (Arsenal).
Selain itu status pemilik rekor juara Piala Dunia terbanyak dengan total lima gelar, juga patut diwaspadai negara-negara pesaing.
"Kandidat final karena tim Brazil dihuni pemain tangguh, serta strategi yang mumpuni dari pelatih syarat pengalaman," kata Kisnusa.
(bangkapos.com / Dedy Qurniawan/ Rizky Irianda Pahlevy)