Ternyata Sempat Cari Dedi Mulyadi, CCTV Ungkap Taufik Hidayat Datang ke Gedung Pakuan Sebelum Tertangkap Polisi
Mahdiyah June 30, 2026 01:34 PM

Grid.ID - Baru-baru ini terungkap bahwa Taufik Hidayat datang ke Gedung Pakuan sebelum tertangkap polisi. Dirinya mencari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.

Ya, belum lama ini terungkap bahwa pelaku penyekapan Taufik Hidayat datang ke Gedung Pakuan, rumah dinas Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Bahkan, kedatangannya pun terekam kamera CCTV yang terpasang.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Taufik Hidayat akhirnya diringkus oleh pihak kepolisian. Dikutip dari KOMPAS.com pada Selasa (30/6/2026), pelaku penyekapan tersebut ditangkap pada Selasa (23/6/2026) di Majalaya, Bandung, Jawa Barat.

Pelaku sempat beberapakali berpindah tempat untuk menghindari penangkapan. Bahkan, Taufik Hidayat sempat masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) sebelum akhirnya berhasil diringkus pihak kepolisian.

KronologiTaufik Hidayat tertangkap polisiini pun sempat menghebohkan publik. Pasalnya. Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi sempat membuka sayembara untuk yang berhasil menemukan pelaku.

Tak main-main, ia rela menggelontorkan dana yang tak sedikit untuk sayembara ini. Ia menyediakan hadiah Rp250 juta untuk orang yang berhasil menangkap pelaku.

Sedangkan, mantan bos pelaku, yakni Dadang mengungkap bahwa Taufik Hidayat sempat kebingungan. Pelaku menelepon dan mengaku ketakutan lantaran kasusnya viral.

Dirinya mengaku takut jika menjadi sasaran amukan masa di luar rumah. Bahkan, dirinya sempat akan kabur dan mengakhiri hidup.

Setelah beberapa hari, polisi pun berhasil meringkus dirinya. Hal ini bak menjadi titik terang dalam kasus penyekapan tragis ini.

Namun, baru-baru ini terungkap fakta mengejutkan. Dikutip dari TribunJabar.id pada Selasa (30/6/2026), terungkap bahwa Taufik Hidayat ternyata sempat datang ke Gedung Pakuan, rumah dinas Gubernur Jawa Barat. Kedatangannya pun juga terekam kamera pengawas.

Dedi Mulyadi mengungkap bahwa pelaku terekam datang pukul 04.00 WIB. Saat itu, Taufik Hidayat menemui petugas di pos jaga.

Dalam rekaman kamera pengawas terlihat pula Taufik Hidayat datang dengan mengenakan masker dan helm. Dirinya sempat menyampaikan keinginannya untuk bertemu dengan Gubernur.

Menurut penjelasan Dedi Mulyadi, Taufik Hidayat mengatakan bahwa dirinya siap dipenjara. Namun, ia ingin menyampaikan sesuatu kepada Gubernur terlebih dahulu.

"Jadi, Taufik Hidayat sempat datang ke Gedung Pakuan jam 4 dini hari, menemui pos jaga dan dia ngomong pakai helm pakai masker: 'Saya ingin ketemu Pak Gubernur, saya mau dipenjara tapi ada hal yang harus saya sampaikan dulu'," jelasnya.

Dedi Mulyadi kembali menegaskan bahwa benar Taufik Hidayat datang ke Gedung Pakuan. Dirinya ingin menyampaikan sesuatu sebelum ditangkap oleh pihak kepolisian.

Mengenai apa yang ingin disampaikan, Dedi Mulyadi tidak menjelaskan lebih detail. Hal itu lantaran Taufik Hidayat belum berhasil menemuinya.

"CCTV-nya ada. Jadi memang dia mencari," lanjutnya.

Tak berhenti di situ, Taufik Hidayat ternyata juga berusaha untuk datang ke Lembur Pakuan. Namun, orang yang mengantarnya enggan melanjutkan perjalanan tersebut lantaran takut menjadi korban amukan masa.

"Dia juga berusaha untuk datang ke Lembur Pakuan," ungkapnya.

"Sampai di Cikaum yang nganternya nggak berani, karena takut di jalan dilihat oleh orang, ketahuan sama orang digebukin," lanjutnya.

Dedi Mulyadi juga menampik jika Taufik Hidayat meminta perlindungan padanya. Ia menilai pelaku berusaha menyampaikan sesuatu padanya sebelum tertangkap polisi.

"Sebenarnya bukan minta perlindungan, kalau dari sisi bahasanya, bahwa dia siap dipenjara tapi sebelum dipenjara ada sesuatu yang ingin disampaikan," jelasnya lagi.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.