Laporan Wartawan TribunPalu.com, Alisan Lasande
TRIBUNPALU.COM, BANGGAI - Jerman dan Belanda harus angkat koper dari Piala Dunia 2026.
Pedagang bendera di Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah tak lagi memajang bendera dua Negara Eropa itu.
"Sudah dilipat," kata Fauzan, pedagang di Jl Jenderal Ahmad Yani, Kelurahan Luwuk, Kecamatan Luwuk, Selasa (30/6/2026).
Ia menjelaskan, awalnya masih menawarkan bendera Belanda, tapi mencopotnya setelah kalah.
"Tadi ada Belanda, tapi pas lihat HP langsung masukkin di tas," ujarnya.
Fauzan menggunakan kresek berwarna hitam untuk kemasan bendera peserta Piala Dunia 2026 yang kalah.
Baca juga: Peringati Harganas 2026, Imigrasi Palu Gaungkan Pentingnya Peran Ayah dalam Pengasuhan Anak
Ia kini memajang Argentina, Brasil, Inggris, sampai Perancis.
Pedagang bendera di Jl MT Haryono juga tak lagi menjual bendera Jerman.
"Fans sudah kecewa," kata pedagang pria ini.
Pedagang bendera di Jl Jenderal Ahmad Yani, Purnomo mengakui, sampai 32 besar Piala Dunia 2026, pembelian bendera masih cukup tinggi.
"Iya lumayan," katanya.
Jerman kalah setelah adu penalti dengan Paraguay.
Adapun Belanda juga harus pulang akibat keunggulan Maroko saat adu penalti. (*)