Pemprov Jamin Penilaian MTQ Sulbar Objektif dan Juri Kompeten, Juara Murni Ditentukan Nilai
Ilham Mulyawan June 30, 2026 03:05 PM

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Kepala Biro Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Pemkesra) Setda Provinsi Sulbar, Murdanil mengatakan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulbar memastikan proses penilaian Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XI tingkat Provinsi Sulawesi Barat dilakukan secara profesional, objektif, dan berintegritas.

MTQ XI Sulbar 2026 dilaksanakan di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat telah memasuki hari kedua dengan seluruh rangkaian perlombaan berlangsung lancar. 

Baca juga: DPRD Sulbar Masukkan Usulan Status Kota Madya Mamuju untuk Rekomendasi Rakernas II ADPSI di Bali

Baca juga: Shio Besok Ayam dan Kelinci, Rezeki Karier Datang, Cinta Butuh Keterbukaan

Murdanil mengatakan, pelaksanaan pada hari pertama berjalan tanpa kendala di dua lokasi, yakni Masjid Suada dan Masjid Mutahidah.

Ia menjelaskan, pada hari kedua pelaksanaan, perlombaan digelar di tiga lokasi. 

Selain dua venue sebelumnya, satu lokasi tambahan berada di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mamuju yang menjadi tempat pelaksanaan cabang lomba kaligrafi.

"Untuk hari ini ada tiga venue, termasuk di Kemenag Mamuju. Di sana dilaksanakan cabang lomba kaligrafi dan hanya berlangsung hari ini saja. Selanjutnya, mulai hari ketiga kembali dilaksanakan di dua venue," katanya.

Murdanil menambahkan, seluruh rangkaian perlombaan dijadwalkan berakhir pada 1 Juli 2026. 

Selanjutnya, pada 2 Juli pagi, Dewan Hakim akan melakukan rekapitulasi nilai untuk menetapkan para juara di setiap cabang yang diperlombakan.

Menurutnya, Pemprov Sulbar telah melakukan persiapan matang terhadap para Dewan Hakim sebelum pelaksanaan MTQ. 

Melalui bimbingan teknis yang digelar di Kabupaten Polewali Mandar dan Kabupaten Mamuju.

"Kami melakukan persiapan melalui bimbingan teknis di dua titik, yaitu di Polewali dan Mamuju. Tujuannya agar ada kesamaan persepsi sekaligus pembaruan terhadap regulasi penilaian yang mengalami perubahan. Alhamdulillah seluruh Dewan Hakim yang bertugas sangat profesional," ungkap Murdanil.

Profesionalisme dan Integritas

Murdanil menegaskan, profesionalisme dan integritas Dewan Hakim menjadi perhatian utama Pemprov Sulbar. 

"Tentu harapan Bapak Gubernur Suhardi Duka, pelaksanaan MTQ tahun ini benar-benar menunjukkan objektivitas. Tidak ada lagi istilah peserta dinilai karena berasal dari kabupaten tertentu. Yang dijaga adalah integritas Dewan Hakim sehingga hasil yang diperoleh benar-benar berdasarkan kemampuan peserta," tegasnya.

Dengan sistem penilaian yang profesional dan transparan Pemprov Sulbar berharap MTQ XI mampu melahirkan qari, qariah, hafiz, hafizah, serta peserta terbaik yang nantinya dapat mengharumkan nama Sulbar pada ajang MTQ tingkat nasional. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.