TRIBUNNEWS.COM – Prancis mengawali perjuangan mereka di fase gugur Piala Dunia 2026 dengan menghadapi Swedia pada babak 32 besar di Stadion New York New Jersey, Rabu (1/7/2026) pukul 04.00 WIB.
Les Bleus datang sebagai salah satu kandidat kuat juara setelah tampil sempurna di fase grup.
Berdasarkan prediksi superkomputer Opta, Prancis menjadi negara paling favorit juara dengan peluang sebesar 22,47 persen.
Senada dengan hal tersebut, Gigih seorang Football Enthusiast asal Semarang juga memfavoritkan Prancis juara Piala Dunia 2026.
"Pasti favorit juara, Prancis itu minimal semifinalis lah di Piala Dunia 2026," kata Gigih, seorang football enthusiast, dalam podcast Super Taktik di kantor Tribunnews Solo, Karanganyar, Jawa Tengah.
Sebaliknya, Swedia lolos ke babak 32 besar dengan status salah satu dari delapan tim peringkat ketiga terbaik, sehingga harus langsung berhadapan dengan lawan berat seperti Prancis.
Melihat performa kedua tim sepanjang penyisihan grup, Prancis jelas lebih diunggulkan untuk melanjutkan langkah ke babak 16 besar.
Prancis menjadi salah satu tim paling impresif pada fase grup. Tim asuhan Didier Deschamps menyapu bersih tiga pertandingan Grup I dengan kemenangan atas Senegal, Irak, dan Norwegia.
Les Bleus menutup fase grup dengan koleksi sembilan poin, mencetak 10 gol, serta hanya kebobolan dua kali.
Ketajaman lini depan kembali terlihat saat menghajar Norwegia 4-1 di laga terakhir.
Ousmane Dembele tampil sebagai bintang dengan mencetak hattrick, menunjukkan bahwa Prancis tidak hanya bergantung pada Kylian Mbappe untuk urusan mencetak gol.
Kedalaman skuad menjadi salah satu senjata utama Prancis. Hampir di setiap lini, Deschamps memiliki pemain berkualitas yang mampu mengubah jalannya pertandingan.
Baca juga: Paraguay Tetapkan Libur Nasional setelah Mengalahkan Jerman di 32 Besar Piala Dunia 2026
Meski demikian, masih ada pekerjaan rumah yang harus diselesaikan. Prancis terkadang terlihat kehilangan intensitas ketika tidak menguasai bola. Namun, kualitas individu para pemain mereka sering kali mampu menutupi kelemahan tersebut.
Menariknya, laga kontra Swedia akan digelar di stadion yang juga menjadi lokasi final Piala Dunia 2026. Hal itu menambah motivasi Prancis yang ingin kembali menembus partai puncak setelah menjadi juara pada 2018 dan runner-up pada 2022.
Deschamps juga dipastikan mengakhiri masa baktinya sebagai pelatih tim nasional Prancis setelah turnamen ini. Gelar juara dunia akan menjadi penutup yang sempurna bagi kariernya bersama Les Bleus.
Di kubu lawan, Swedia tidak tampil seyakinkan Prancis.
Tim besutan Graham Potter hanya finis di posisi ketiga Grup F dengan koleksi empat poin. Mereka mengawali turnamen dengan kemenangan atas Tunisia, kemudian dihajar Belanda 1-5, sebelum bermain imbang 1-1 melawan Jepang.
Total tujuh gol yang dicetak Swedia diimbangi dengan tujuh gol yang bersarang ke gawang mereka. Catatan tersebut memperlihatkan bahwa lini serang mereka cukup produktif, tetapi pertahanan masih menjadi titik lemah.
Saat menghadapi Jepang, Swedia bahkan dinilai beruntung tidak kalah karena lawan menyia-nyiakan sejumlah peluang emas.
Meski demikian, keberhasilan lolos ke babak gugur tetap menjadi pencapaian penting bagi Swedia, mengingat mereka gagal tampil di tiga dari empat edisi Piala Dunia sebelum 2026.
Secara statistik, Prancis memiliki catatan yang lebih baik dalam beberapa pertemuan terakhir melawan Swedia.
Les Bleus memenangkan empat dari lima pertemuan terakhir kedua tim. Meski begitu, tiga kemenangan tersebut hanya diraih dengan selisih satu gol, menunjukkan bahwa Swedia tetap mampu memberikan perlawanan.
Di atas kertas, perbedaan kualitas kedua tim juga cukup mencolok. Prancis yang menempati peringkat kedua dunia datang dengan skuad bertabur bintang dan pengalaman bermain di laga-laga besar, sedangkan Swedia masih berusaha menemukan konsistensi permainan.
Dengan kata lain, Prancis lebih dijagokan menang daripada Swedia pada laga ini.
Sportsmole: Prancis 3-1 Swedia
Thehardtackle: Prancis 3-1 Swedia
Whoscored: Prancis 3-0 Swedia
Prancis dan Swedia tidak memiliki masalah cedera atau skorsing baru yang perlu dikhawatirkan.
Maignan; Kounde, Upamecano, Saliba, Theo Hernandez; Tchouameni, Kone; Dembele, Olise, Doue; Mbappe
Nordfeldt; Lagerbielke, Lindelef, Gudmundsson; Bernhardsson, Ayari, Bergvall, Stroud; Elanga; Isak, Gyokeres
5 Pertemuan Terakhir Kedua Tim
5 Laga Terakhir Prancis
5 Laga Terakhir Swedia
(Tribunnews.com/Ali)