TRIBUNFLORES.COM, RUTENG - Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus Ruteng (Unika Ruteng) memperkuat komitmen peningkatan kualitas pendidikan tinggi melalui penguatan budaya akademik. Komitmen tersebut diwujudkan lewat penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) bersama PT Kanisius di Yogyakarta, Selasa (30/6/2026).
Kerja sama strategis ini membuka ruang kolaborasi dalam pendampingan penulisan buku, penyediaan sarana pembelajaran, layanan percetakan serta pengembangan kompetensi dosen dan tenaga kependidikan.
Kesepakatan tersebut ditandatangani oleh Rektor Unika Santu Paulus Ruteng, Dr. Agustinus Manfred Habur, Lic. Theol., dan Direktur Utama PT Kanisius, E. Azismardopo Subroto, SJ. Kerja sama ini berlaku selama tiga tahun.
Rektor Unika Ruteng, Dr. Agustinus Manfred Habur, menegaskan bahwa MoU ini bukan sekadar formalitas, tetapi langkah nyata membangun budaya akademik yang produktif dan berdampak.
Baca juga: Mahasiswa Unika Santu Paulus Ruteng Didorong Bantu Perencanaan Pembangunan Desa
Menurutnya, perguruan tinggi tidak hanya dituntut mencetak lulusan, tetapi juga menghasilkan karya ilmiah dan buku yang bermanfaat bagi masyarakat luas.
“Kerja sama ini merupakan awal dari komitmen bersama untuk membangun budaya akademik yang produktif, kreatif, dan berdampak,” ujar Rektor Manfred.
Fokus utama kerja sama ini adalah pendampingan penulisan buku bagi dosen hingga proses penerbitan.
Unika Ruteng menyiapkan tim penulis dan fasilitas pendukung, sementara PT Kanisius akan memberikan pendampingan mulai dari penyusunan konsep hingga naskah siap terbit.
Rektor juga menyampaikan apresiasi kepada PT Kanisius atas kemitraan tersebut. Ia berharap pengalaman penerbit nasional itu dapat meningkatkan kualitas karya akademik dosen Unika Ruteng agar lebih bermutu dan relevan bagi dunia pendidikan.
Selain itu, kerja sama juga mencakup penyediaan sarana pembelajaran, jasa percetakan, serta peningkatan kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan.
PT Kanisius akan menyediakan produk pendidikan sesuai kebutuhan kampus dengan harga khusus, sementara kedua pihak akan terlibat dalam program peningkatan kapasitas SDM.
Rektor Manfred berharap kolaborasi ini mampu melahirkan karya-karya akademik yang mengangkat kekayaan lokal Flores dan Indonesia Timur ke tingkat nasional bahkan internasional.
“Semoga kerja sama ini menjadi awal dari banyak karya baik yang menginspirasi dan mencerdaskan kehidupan bangsa,” tutupnya.