Laga terakhir dari empat pertandingan Piala Dunia 2026 yang digelar di Stadion Monterrey akhirnya tiba, menampilkan duel besar di babak 32 besar antara Belanda dan Maroko.
Kedua tim ini sama-sama berhasil mencapai delapan besar pada Piala Dunia empat tahun lalu, dengan Maroko melangkah lebih jauh dan mencatat sejarah sebagai negara Afrika pertama yang menembus babak semifinal.
Meskipun performa Belanda di Piala Dunia sejak awal abad ke-21 sedikit naik turun, produktivitas gol mereka di babak penyisihan tahun ini membuat Maroko harus waspada.
Kemenangan Belanda - 6/5
Hasil Imbang - 21/10
Kemenangan Maroko - 23/10
Belanda memulai turnamen dengan catatan yang cukup meyakinkan. Mereka sempat dua kali kehilangan keunggulan saat menghadapi Jepang di laga pembuka, namun kemudian berhasil mencetak lima gol ke gawang Swedia dan tiga gol ke gawang Tunisia untuk memastikan posisi puncak di Grup F.
Maroko juga membuka perjalanan mereka dengan hasil imbang melawan Brasil, lalu mengalahkan Skotlandia dan Haiti untuk lolos ke babak gugur sebagai runner-up grup. Mereka sempat tertinggal dari Haiti sebelum akhirnya menang 4-2; finalis Piala Afrika itu juga mencetak gol pembuka saat melawan Brasil.
Kita dapat memastikan bahwa Ronald Koeman dan tim Belanda sangat menyadari ketajaman awal Ismael Saibari yang mencetak gol di dua pertandingan pertama Maroko, namun mereka yakin memiliki senjata serangan yang cukup untuk mengatasi apapun yang akan dilakukan tim asal Afrika Utara tersebut.
Belanda mencetak total 10 gol di fase grup dan memiliki sejumlah pemain depan yang sedang dalam performa tajam. Cody Gakpo mencetak dua gol melawan Swedia, sementara Crysencio Summerville masing-masing mencetak satu gol saat melawan Jepang dan Swedia.
Namun, penyerang Sunderland Brian Brobbey menjadi ujung tombak utama dengan torehan tiga gol dalam dua pertandingan terakhir tim Oranje.
Itulah tantangan besar yang harus dihadapi tim asuhan Mohamed Ouahbi. Satu-satunya catatan nirbobol mereka di babak grup terjadi saat menghadapi Skotlandia, yang bahkan tidak mampu menciptakan satu pun tembakan tepat sasaran.
Lini belakang Maroko akan benar-benar diuji di Monterrey. Mereka memiliki kemampuan menyerang yang berbahaya – terutama dalam serangan balik – untuk mengancam Belanda, tetapi kemungkinan besar mereka harus mencetak lebih dari satu gol untuk bisa menyingkirkan lawan.
Pertemuan kompetitif terakhir antara kedua tim ini terjadi di fase grup Piala Dunia 1994, ketika Belanda menang 2-1, yang juga merupakan turnamen terakhir yang diselenggarakan di Amerika Serikat.
Menariknya, setiap laga antara Belanda dan Maroko selalu berakhir dengan skor 2-1 untuk salah satu pihak. Namun kali ini, di Piala Dunia yang penuh dengan gol, bukan tidak mungkin jumlah gol akan lebih banyak.
Anda dapat menyaksikan pertandingan Belanda vs Maroko di babak 32 besar Piala Dunia 2026 secara gratis. Semua informasi lengkapnya tersedia dalam panduan cara menontonnya.
Pertandingan ini akan disiarkan langsung di ITV di Inggris, Fox di Amerika Serikat, dan SBS di Australia.
Apa prediksi Anda untuk pertandingan Belanda vs Maroko? Sampaikan pendapat Anda di bawah ini...