Neymar, pencetak gol terbanyak sepanjang masa bagi tim nasional Brasil, berharap dapat mencetak sejarah baru di Piala Dunia.
Turnamen Piala Dunia memberi Neymar kesempatan untuk menjadi pemain Brasil keempat yang tampil dalam empat edisi turnamen secara beruntun untuk negaranya.
Kini berusia 34 tahun, Neymar kembali memperkuat klub masa kecilnya, Santos, setelah menjalani karier yang berliku sejak mencatatkan diri sebagai pemain dengan nilai transfer termahal di dunia pada musim panas 2017.
Keterlibatan kembali Neymar di Piala Dunia menarik perhatian banyak pihak, mengingat ia sempat absen selama tiga tahun dari tim nasional Brasil akibat berulang kali mengalami cedera.
Pemain sayap ini pertama kali mencuri perhatian dunia pada turnamen 2014 di tanah kelahirannya, mencetak empat gol dalam lima pertandingan sebelum harus ditandu keluar lapangan pada babak perempat final karena cedera.
Setelah itu, Neymar membantu Selecao mencapai dua kali perempat final dalam delapan tahun berikutnya, sebelum memecahkan rekor milik Pele sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa tim nasional putra Brasil.
Namun, masalah kebugaran yang terus membayangi membuat kehadirannya dalam skuad Brasil asuhan Carlo Ancelotti yang berisi 26 pemain untuk Piala Dunia kali ini cukup mengejutkan.
Cedera betis membuat mantan pemain Barcelona itu absen dalam dua pertandingan pembuka fase grup Brasil di Piala Dunia yang berlangsung di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Neymar akhirnya mendapatkan kesempatan bermain pada laga terakhir Grup C melawan Skotlandia, yang menjadi penampilan pertamanya di level internasional sejak Oktober 2023.
Namun, ia hanya tampil selama 15 menit di Stadion Miami, ketika Brasil sudah unggul tiga gol atas lawannya pada fase akhir pertandingan tersebut.
Pelatih Carlo Ancelotti memanggil kembali Neymar ke tim nasional Brasil setelah absen tiga tahun, keputusan yang menjadi sorotan publik sepak bola dunia.
Neymar sendiri telah menyebut Piala Dunia kali ini sebagai ‘Tarian Terakhir’-nya melalui media sosial, menegaskan bahwa ia tidak akan berusaha mencatatkan sejarah sebagai pemain Brasil pertama yang tampil dalam lima edisi Piala Dunia.
Pemain bintang ini berharap momen terakhirnya di panggung dunia dapat membantu negaranya mengakhiri penantian selama 24 tahun untuk kembali menjadi juara dunia.