TRIBUNLOMBOK.COM — Pendaki perempuan asal Lombok Barat, Rosiana Citra Dewi (22), yang mengalami kecelakaan terjatuh di jalur selatan pendakian Gunung Rinjani, mendapatkan penanganan medis cepat usai dievakuasi Tim SAR Gabungan.
Kondisinya kini telah pulih dan ia sudah diperbolehkan kembali ke rumah keluarganya di Narmada, Lombok Barat.
Setelah berhasil dievakuasi dari kawasan Puncak Tembesi, Kecamatan Pringgasela, korban segera dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat.
Kepala Puskesmas Pringgasela, Suhamdi Ahmad, membenarkan bahwa pihaknya menerima korban sekitar pukul 02.00 WITA dini hari, Selasa (30/6/2026).
Baca juga: Pendaki Asal Lombok Barat Jatuh di Jalur Selatan Rinjani Alami Keseleo
Kondisi korban saat tiba di puskesmas tergolong stabil. Rosiana datang dalam keadaan sadar penuh, tanpa mengalami patah tulang atau luka parah yang membahayakan.
"Korban datang dalam keadaan sadar. Dia mengalami keseleo di paha atas sebelah kiri. Tidak ada luka terbuka, hanya luka ringan," jelas Suhamdi.
Hasil pemeriksaan medis awal mengungkap bahwa cedera yang dialami korban bukan disebabkan oleh benturan keras atau jatuh dari ketinggian melainkan lebih kepada keseleo pada bagian paha atas sebelah kiri.
Faktor kelelahan ekstrem yang dialami korban selama proses pendakian bersama rombongan temannya di jalur selatan Rinjani diduga menjadi pemicu utama insiden tersebut.
Tidak ditemukan adanya luka terbuka maupun indikasi cedera serius lain pada tubuh korban, yang menjadi pertanda baik bagi proses pemulihannya.
Begitu tiba di puskesmas, tim medis langsung memberikan penanganan berupa pemberian cairan infus guna memulihkan kondisi fisik korban yang lemas akibat kelelahan dan proses evakuasi yang cukup panjang dari lokasi kejadian hingga turun ke bawah.
Proses penanganan medis ini berlangsung relatif singkat namun efektif. Hanya dalam rentang waktu sekitar satu jam, kondisi Rosiana sudah menunjukkan perbaikan signifikan.
"Setelah kami rawat dan diinfus sebentar, kondisi korban membaik. Sekitar pukul 03.00 Wita, korban sudah diperbolehkan pulang karena kondisinya sudah baik," tambah Suhamdi.
Setelah dinyatakan sehat oleh tim medis puskesmas, Rosiana tidak perlu menjalani rawat inap lebih lanjut.
Pihak keluarga yang telah menunggu di puskesmas langsung menjemput dan membawanya pulang ke kediaman mereka di Narmada, Lombok Barat.
"Korban langsung dibawa oleh keluarganya ke rumah di Narmada," pungkas Suhamdi.
Koordinator Pos SAR Kayangan, M. Darwis, mengingatkan bahwa kesiapan fisik dan perlengkapan menjadi faktor krusial untuk meminimalisir risiko kecelakaan serupa, terutama bagi pendaki pemula.
"Kami dan pengelola juga mengimbau agar pendaki selalu menggunakan jasa pemandu lokal yang berpengalaman untuk meminimalisir risiko kecelakaan," tutup Darwis.
(*)