Presiden Paraguay, Santiago Pena, telah menetapkan hari libur nasional setelah tim nasional sepak bola Paraguay menciptakan kejutan besar di Piala Dunia dengan mengalahkan Jerman pada babak 32 besar.
Tim asal Amerika Selatan tersebut, yang lolos ke babak gugur setelah finis sebagai salah satu tim peringkat ketiga terbaik, berhasil membuat Jerman menelan kekalahan pertama mereka dalam adu penalti sepanjang sejarah partisipasi di Piala Dunia.
Julio Enciso membawa Paraguay unggul lebih dahulu lewat sundulan di babak pertama, sebelum Kai Havertz menyamakan kedudukan untuk Jerman di babak kedua. Tim Panser sempat mengira telah mencetak gol kemenangan lewat sundulan Jonathan Tah di masa perpanjangan waktu, namun gol tersebut dianulir setelah tinjauan VAR yang kontroversial.
Pertandingan kemudian harus ditentukan lewat adu penalti. Paraguay sempat gagal memanfaatkan dua peluang emas, tetapi Jose Canale akhirnya menjadi pahlawan setelah berhasil mengecoh kiper Jerman, Manuel Neuer, untuk memastikan kemenangan bersejarah bagi timnya.
Pena sebelumnya juga pernah menetapkan hari libur nasional pada bulan September lalu, ketika Paraguay berhasil kembali ke Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak tahun 2010. Kini, ia kembali mengumumkan hari libur tambahan pada Selasa, 30 Juni, untuk merayakan momen bersejarah tersebut.
Melalui pernyataannya di platform X, Pena menulis: "Paraguay tidak pernah menyerah! Hari libur nasional, tentu saja!"
Sesuai dengan hukum Paraguay, cabang eksekutif negara tersebut memiliki wewenang untuk menetapkan hingga tiga hari libur tambahan setiap tahunnya.
Selanjutnya, Paraguay akan berhadapan dengan pemenang antara Prancis atau Swedia di babak 16 besar yang akan digelar di Philadelphia pada hari Sabtu.