Satlantas Polresta Ambon Gelar Lomba Senam dan Simulasi Penanganan Kecelakaan
Ode Alfin Risanto June 30, 2026 08:52 PM

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Jenderal Louis

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Kemampuan anggota polisi lalu lintas tidak hanya diukur dari kemampuannya mengatur arus kendaraan di jalan. 

Saat terjadi kecelakaan, personel juga dituntut mampu mengambil tindakan pertama secara cepat, tepat, dan profesional.

Untuk mengasah kemampuan tersebut, Satlantas Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease menggelar Lomba Senam Gerakan Lalu Lintas serta Tindakan Pertama di Tempat Kejadian Perkara (TPTKP) Kecelakaan Lalu Lintas yang diikuti jajaran Polsek, Senin (29/6/2026).

Kasat Lantas Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, AKP Aswan Prayogo, mengatakan kegiatan tersebut bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi menjadi sarana meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang lalu lintas.

Baca juga: 127 Personel Polresta Ambon Naik Pangkat Jelang Hari Bhayangkara, Didominasi Bintara

Baca juga: Skandal Dana Bencana Rp167 Miliar, Eks Sekda Maluku 2019 Diperiksa 6 Jam

Menurutnya, kemampuan personel dalam memberikan tindakan pertama saat terjadi kecelakaan sangat menentukan proses penanganan di lapangan sebelum penyelidikan lebih lanjut dilakukan.

"Lomba ini menjadi media untuk meningkatkan profesionalitas anggota Polri, khususnya di bidang lalu lintas. Kami juga ingin mengasah kemampuan personel dalam mengambil langkah pertama ketika terjadi kecelakaan di jalan raya," jelas AKP Aswan Prayogo.

Selain kemampuan teknis, kegiatan tersebut juga bertujuan memperkuat solidaritas, kekompakan, dan koordinasi antarpersonel Polsek dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.

Pada kategori Lomba Senam Gerakan Lalu Lintas, peserta berasal dari Polsek Sirimau, Polsek Leihitu, Polsek KPYS, Polsek Leihitu Barat, Polsek Leihitu Selatan, Polsek Teluk Ambon, dan Polsek Salahutu.

Sementara Polsek Nusaniwe, Baguala, Kawasan Bandara Pattimura, Saparua, Nusalaut, dan Haruku tidak ikut ambil bagian dalam cabang tersebut.

Adapun untuk Lomba TPTKP Kecelakaan Lalu Lintas, peserta berasal dari Polsek Nusalaut, Leihitu, Teluk Ambon, Sirimau, Leihitu Barat, Salahutu, Haruku, dan Leihitu Selatan.

Melalui simulasi tersebut, setiap tim diuji kemampuannya dalam menangani situasi awal kecelakaan lalu lintas.

Mulai dari pengamanan lokasi kejadian, penanganan awal, hingga prosedur yang harus dilakukan sebelum proses penyelidikan berlangsung.

AKP Aswan menilai kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan kemampuan personel di lapangan.

Menurutnya, anggota kini semakin memahami langkah-langkah yang harus dilakukan saat menghadapi kecelakaan lalu lintas, sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat dilakukan lebih cepat, tepat, dan sesuai prosedur.

Selain meningkatkan kompetensi teknis, kegiatan ini juga membangun rasa percaya diri anggota saat berhadapan langsung dengan masyarakat.

Sekaligus mempererat kerja sama dan kekompakan antaranggota Polsek dalam menjalankan tugas-tugas kepolisian di bidang lalu lintas.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.