Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Jenderal Louis
AMBON, TRIBUNAMBON.COM – Euforia kemenangan Maroko di Piala Dunia 2026 menghadirkan berbagai aksi kreatif di Kota Ambon.
Salah satu yang paling mencuri perhatian adalah kemunculan poster bertuliskan "Dilarang Berisik Kalau Sudah Pulang."
Poster bernada satire itu dibentangkan seorang pemuda saat ribuan warga mengikuti pawai kemenangan Maroko di jalan Jenderal Sudirman, tepat di depan MCM Kota Ambon, Selasa (30/6/2026).
Tulisan tersebut langsung mengundang gelak tawa warga yang memadati lokasi.
Banyak peserta konvoi mengabadikan momen itu menggunakan telepon genggam.
Sementara pengendara yang melintas membunyikan klakson sebagai bentuk dukungan terhadap kemeriahan pawai.
Poster itu menjadi simbol sindiran bagi dua raksasa Eropa, Belanda dan Jerman, yang sama-sama harus mengakhiri perjalanan lebih cepat di babak 32 besar Piala Dunia 2026.
Seperti diketahui, Jerman menjadi tim unggulan pertama yang tersingkir setelah ditahan imbang Paraguay 1-1 selama 120 menit sebelum kalah 3-4 melalui adu penalti.
Baca juga: Maroko Tumbangi Belanda, Ratusan Fans Gabungan Gelar Konvoi di Masohi
Baca juga: Satlantas Polresta Ambon Gelar Lomba Senam dan Simulasi Penanganan Kecelakaan
Kekalahan tersebut menjadi salah satu kejutan terbesar di babak gugur.
Empat gelar juara dunia yang dimiliki Der Panzer tak mampu menyelamatkan mereka dari kegagalan melangkah ke babak 16 besar.
Tak lama kemudian, Belanda menyusul langkah Jerman. Tim Oranje kalah dramatis dari Maroko melalui adu penalti setelah bermain imbang 1-1 hingga babak tambahan waktu.
Belanda sempat unggul lebih dulu lewat Cody Gakpo pada menit ke-72.
Namun Maroko memaksa pertandingan berlanjut setelah Issa Diop mencetak gol penyeimbang pada menit 90+1.
Pada babak adu penalti, Maroko tampil lebih tenang. Ismael Saibari menjadi penendang penentu kemenangan Singa Atlas dengan skor 3-2 sekaligus memastikan tiket ke babak 16 besar.
Kekalahan Belanda membuat aksi-aksi jenaka bermunculan di Ambon.
Selain poster "Dilarang Berisik Kalau Sudah Pulang", sejumlah peserta konvoi juga membawa koper yang dibalut bendera Jerman serta mengenakan jersey Belanda sebagai simbol "kepulangan" dua tim Eropa tersebut.
Suasana pawai pun semakin meriah karena tidak hanya diikuti pendukung Maroko.
Ribuan warga dari berbagai komunitas suporter ikut memadati Jalan Jenderal Sudirman hingga kawasan Jembatan Merah Putih (JMP).
Bendera Brasil, Maroko, Argentina, Spanyol, dan Prancis berkibar di sepanjang iring-iringan kendaraan.
Bahkan, beberapa pendukung Belanda memilih bergabung menikmati kemeriahan konvoi meski tim favorit mereka telah tersingkir.
Di sisi lain, Brasil turut menjadi bagian dari pesta sepak bola di Ambon setelah memastikan lolos ke babak 16 besar.
Tim asuhan Carlo Ancelotti menang dramatis 2-1 atas Jepang. Brasil sempat tertinggal lebih dulu sebelum Casemiro menyamakan kedudukan dan Gabriel Martinelli mencetak gol kemenangan pada masa injury time.
Hasil tersebut mengantarkan Selecao melaju ke babak 16 besar sekaligus naik ke peringkat lima Ranking FIFA terbaru.
Rangkaian hasil itu membuat Kota Ambon berubah menjadi lautan manusia.
Konvoi kendaraan mengular hingga larut malam dengan iringan klakson, nyanyian suporter, flare, dan kembang api.
Piala Dunia 2026 pun kembali membuktikan diri sebagai panggung penuh kejutan.
Paraguay dan Maroko tampil sebagai pembunuh raksasa, sementara Brasil kembali menegaskan statusnya sebagai salah satu kandidat kuat peraih gelar juara.(*)