Didier Deschamps Tenang Meski William Saliba Alami Nyeri Punggung dan Absen Latihan Bersama Timnas Prancis
Agus Firmansyah July 01, 2026 04:54 AM

JANGAN LEWATKAN SEDETIK PUN DARI PIALA DUNIA


Didier Deschamps Tenang Meski William Saliba Alami Nyeri Punggung dan Absen Latihan Bersama Timnas Prancis


Pelatih tim nasional Prancis, Didier Deschamps, menegaskan bahwa dirinya tidak terlalu khawatir terhadap cedera punggung yang tengah dialami William Saliba menjelang laga babak 32 besar Piala Dunia melawan Swedia. Bek Arsenal tersebut mengakui bahwa ia belum berada pada kondisi 100 persen dan harus melewatkan beberapa sesi latihan untuk menjaga kebugarannya. Namun, Deschamps tetap yakin bahwa bek tengah andalannya itu siap menjadi tumpuan lini pertahanan Les Bleus di New York.


Deschamps meredam kekhawatiran soal cedera


Deschamps berbicara kepada media di New York untuk menjelaskan situasi Saliba, yang sebelumnya absen dalam laga terakhir fase grup melawan Norwegia. Saliba sempat mengakui bahwa masalah punggung yang berkepanjangan membuatnya tidak bisa tampil dengan kebugaran penuh.


Namun, Deschamps memberikan kabar yang menenangkan terkait kondisi pemain Arsenal tersebut jelang laga penting fase gugur pada hari Selasa. “William dalam kondisi baik,” ujar Deschamps. “Apakah dia tidak 100 persen fit, ya, tetapi jika dia berada di level 99 persen, itu sudah cukup. Masalah ini tidak membuatnya kehilangan kemampuan bermain bebas seperti yang ia tunjukkan pada dua laga pertama.”


Program pemulihan khusus disiapkan


Meski Deschamps menunjukkan optimisme, staf medis dan teknis tim nasional Prancis telah menyiapkan protokol khusus untuk mengatur beban kerja Saliba.


Program tersebut dirancang untuk mengurangi tekanan fisik tertentu, sehingga ia memang direncanakan untuk diistirahatkan pada laga ketiga fase grup setelah Prancis memastikan dua kemenangan awal.


Adrien Rabiot menyoroti pentingnya pengelolaan kondisi tersebut, sambil menegaskan betapa vitalnya peran Saliba bagi tim. “Dia sangat penting bagi kami,” ujar Rabiot. “Ia harus mengatur kondisinya, bahkan sampai melewatkan latihan untuk bisa pulih. Saya berharap ia bisa mempertahankan ritme yang telah disusun oleh tim medis, karena saya tahu hal itu tidak mudah.”


Bek tangguh yang tak tergantikan


Saliba telah memantapkan dirinya sebagai sosok sentral dalam skema Deschamps, mengokohkan posisi starter di jantung pertahanan bersama Dayot Upamecano sejak Euro 2024. Duet solid tersebut tetap terjaga ketika Prancis mencatat kemenangan meyakinkan atas Senegal (3-1) dan Irak (3-0) pada babak awal turnamen.


Deschamps memberikan pujian tinggi kepada sang bek, sembari mengonfirmasi bahwa masalah punggung ini sudah berlangsung cukup lama. “Masalah ini memang sudah ada sejak lama,” kata Deschamps. “Dia adalah bek sejati. Kuat dalam duel, cepat, dan memiliki kecerdasan serta kendali permainan yang luar biasa. Ia memberikan rasa aman bagi rekan-rekannya.” Saliba tampil impresif bersama Arsenal musim ini dengan mencatat 50 penampilan dan membantu klub tersebut menjuarai Liga Primer Inggris.


Apa selanjutnya?


Staf tim nasional Prancis tentu berharap Saliba dapat menyelesaikan sisa turnamen tanpa memperparah cedera punggung yang dialaminya. Setelah menjalani musim yang melelahkan, menjaga kondisi fisiknya agar tetap di level 99 persen menjadi hal yang sangat penting. Saliba diperkirakan akan kembali ke susunan pemain utama melawan Swedia di babak 32 besar. Jika Prancis melaju, mereka akan menghadapi Paraguay di babak 16 besar, setelah tim asal Amerika Selatan itu secara mengejutkan menyingkirkan Jerman.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.