TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMP untuk jalur afirmasi di Denpasar telah rampung dan diumumkan pada Rabu 1 Juli 2026.
Dari hasil pengumuman, pendaftar pada jalur ini pun di bawah jumlah daya tampung.
Di mana jumlah pendaftar sebanyak 680 siswa, sedangkan jumlah daya tampungnya 1.192 siswa yang tersebar di 17 SMP negeri.
Ketua Panitia SPMB Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Kota Denpasar, Ngakan Made Samudra memaparkan, dari jumlah tersebut, yang dinyatakan lolos yakni 415 siswa.
Baca juga: Pengumuman Jalur Domisili dan Mutasi SPMB SMP 2026/2027: Ini Jadwal Daftar Ulang Jalur SPMB
Sehingga ada sebanyak 265 pendaftar yang dinyatakan tidak lolos.
"Pendaftar untuk jalur afirmasi sebanyak 680 orang. Yang lolos sebanyak 415 siswa," paparnya.
Dengan jumlah yang lolos tersebut, masih menyisakan sebanyak 777 kuota jalur afirmasi yang tak terisi.
Pihaknya mengatakan, untuk sisa kuota tersebut akan dialihkan ke jalur domisili.
Adapun rincian per sekolah yakni di SMPN 1 Denpasar, tercatat ada 18 siswa yang dinyatakan lolos dari total kuota daya tampung sebesar 64 kursi.
Sementara itu, SMPN 2 Denpasar meloloskan sebanyak 41 siswa dengan daya tampung yang disediakan sebanyak 88 kursi.
Untuk SMPN 3 Denpasar, jumlah siswa yang berhasil lolos adalah 34 orang dari total kapasitas daya tampung sekolah sebanyak 80 kursi.
Kondisi serupa terlihat di SMPN 4 Denpasar yang meloloskan sebanyak 31 siswa untuk mengisi daya tampung yang tersedia sebanyak 72 kursi.
Pada SMPN 5 Denpasar, jumlah peserta didik yang diterima tercatat sebanyak 11 siswa dari total daya tampung sekolah sebesar 64 kursi.
Di sisi lain, SMPN 6 Denpasar mengumumkan ada 32 siswa yang dinyatakan lolos seleksi dari kuota daya tampung sebanyak 80 kursi.
Selanjutnya, SMPN 7 Denpasar meloloskan sebanyak 37 siswa dengan kapasitas daya tampung yang disiapkan sebanyak 72 kursi.
Di SMPN 8 Denpasar, sebanyak 28 siswa berhasil lolos dari ketersediaan daya tampung yang juga berjumlah 72 kursi.
Di SMPN 9 Denpasar, jumlah siswa yang lolos tercatat sebanyak 21 orang untuk mengisi kuota daya tampung sebanyak 72 kursi.
Lonjakan kelulusan yang cukup tinggi terlihat di SMPN 10 Denpasar, di mana jumlah siswa yang lolos mencapai 75 orang dari total daya tampung sebanyak 80 kursi.
Berbeda halnya dengan SMPN 11 Denpasar yang hanya meloloskan sebanyak 3 siswa dari kuota daya tampung yang disediakan sebanyak 56 kursi.
Untuk SMPN 12 Denpasar, jumlah siswa yang dinyatakan diterima sebanyak 22 orang dari kapasitas daya tampung 72 kursi.
Sementara itu, sekolah-sekolah baru dan pendukung lainnya juga mencatatkan angka kelulusan yang beragam.
SMPN 13 Denpasar meloloskan sebanyak 6 siswa dari kapasitas daya tampung 72 kursi.
Di SMPN 14 Denpasar, tercatat ada 31 siswa yang lolos seleksi dengan ketersediaan daya tampung sekolah sebanyak 64 kursi.
Pada barisan sekolah akhir, SMPN 15 Denpasar mengumumkan ada 7 siswa yang lolos dari total daya tampung sebanyak 64 kursi.
Hasil yang sama juga terlihat di SMPN 16 Denpasar dengan jumlah kelulusan sebanyak 7 siswa dari kuota daya tampung 56 kursi.
Terakhir, SMPN 17 Denpasar meloloskan sebanyak 11 siswa untuk mengisi kuota daya tampung yang disediakan sebanyak 64 kursi.
Selanjutnya, pendaftaran SPMB dilanjutkan dengan jalur domisili hingga 4 Juli 2026. (*)