4 Koperasi Merah Putih di Sumenep Belum Beroperasi Padahal Sudah Sebulan Lebih usai Diresmikan
Alga W July 01, 2026 11:14 AM

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Ali Hafidz Syahbana

TRIBUNJATIM.COM, SUMENEP - Empat Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Sumenep, sudah lebih dari satu bulan diresmikan secara nasional.

Namun, hingga saat ini, belum ada yang menjalankan aktivitas operasional.

Baca juga: Ratusan Kader PDI Perjuangan Pasuruan Ziarah ke Makam Proklamator Peringati Bulan Bung Karno

Empat KDMP tersebut di antaranya, berada di Kecamatan Ambunten, Saronggi, Pragaan, dan Ganding.

Pantauan TribunJatim.com di sejumlah lokasi menunjukkan bangunan koperasi masih tertutup.

Belum terlihat adanya pelayanan kepada masyarakat maupun aktivitas transaksi sebagaimana fungsi koperasi yang telah dipersiapkan pemerintah.

Salah seorang pengurus KDMP berinisial IM mengungkapkan, hingga akhir Juni 2026, belum ada koperasi Merah Putih di Kabupaten Sumenep yang mulai menjalankan kegiatan usaha.

"Setahu saya belum ada yang beroperasi. Di lapangan, termasuk di grup internal pengurus KDMP, belum ada yang mulai buka," ucapnya, Selasa (30/6/2026).

Menurut IM, seluruh tahapan administrasi pada dasarnya telah diselesaikan.

Namun, koperasi belum memasuki tahap operasional, sehingga layanan kepada masyarakat juga belum bisa dijalankan.

"Belum, belum ada yang mulai jual beli. Jadi memang belum ada aktivitas operasional," katanya.

Hal senada disampaikan pengurus KDMP lainnya berinisial FH.

Ia menduga, belum dibukanya operasional koperasi karena masih menunggu proses penyiapan sumber daya manusia.

Khususnya manajer koperasi yang saat ini masih mengikuti pelatihan.

"Bisa jadi karena manajer koperasi masih ikut pelatihan. Kemungkinan setelah pelatihan selesai baru mulai dibuka," katanya.

FH mengaku belum mengetahui secara pasti asal manajer yang nantinya akan ditempatkan di koperasinya.

Menurutnya, tidak menutup kemungkinan tenaga tersebut berasal dari luar Kabupaten Sumenep.

"Mungkin manajernya tidak dari Sumenep. Mungkin ada juga dari luar daerah, masih menunggu seluruh proses pelatihan selesai," tambahnya.

Belum beroperasinya koperasi tersebut membuat masyarakat di sekitar lokasi hingga kini belum dapat memanfaatkan berbagai layanan maupun kegiatan ekonomi yang dirancang melalui Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

Baca juga: Pejabat Administrator & Pengawas Dilantik, Dorong ASN Lamongan Tingkatkan Pelayanan Publik

Sebagai informasi, Presiden Prabowo Subianto meresmikan operasional 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih secara serentak pada 16 Mei 2026.

Peresmian dipusatkan di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur.

Meski telah diluncurkan secara nasional, hasil pemantauan TribunJatim.com menunjukkan sedikitnya empat KDMP di Kabupaten Sumenep yang menjadi bagian dari program tersebut masih belum menjalankan aktivitas usaha hingga akhir Juni 2026.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.