Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Gresik Adakan Doa Bersama Lintas Agama dan Santuni Anak Yatim
Sudarma Adi July 01, 2026 11:14 AM

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Willy Abraham

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK — Menjelang puncak peringatan Hari Bhayangkara ke-80, Kepolisian Resor (Polres) Gresik menggelar acara Doa Bersama Lintas Agama.

Agenda spiritual yang mengedepankan nilai-nilai toleransi ini ditujukan sebagai fondasi untuk memperkuat sinergitas, merawat tenun persatuan, sekaligus memohon keselamatan bangsa demi terciptanya kondusivitas keamanan di wilayah Kabupaten Gresik.

Nuansa kebersamaan dan toleransi beragama begitu kental terasa di dalam ruangan. Para pemuka agama dari perwakilan Islam, Kristen Protestan, Katolik, Hindu, hingga Buddha duduk berdampingan bersama organisasi lintas agama untuk bergantian memanjatkan doa terbaik demi kemajuan institusi Polri dan kedamaian masyarakat.

Sebelum prosesi doa dimulai, jajaran Polres Gresik terlebih dahulu menyalurkan santunan sosial kepada puluhan anak yatim. Langkah ini menjadi simbol otentik bahwa pengabdian korps baju cokelat tidak melulu soal penegakan hukum dan keamanan, melainkan juga tentang komitmen kemanusiaan.

Baca juga: PKB Gresik Siapkan Kepengurusan 2026-2031, Calon Ketua Syahrul Munir Perkuat Politik Kehadiran

Acara yang berlangsung khidmat tersebut dipusatkan di Aula Rupatama Mapolres Gresik pada Selasa (30/6/2026). Selain Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution, hadir pula Wakil Bupati Gresik dr. H. Asluchul Alif, Kajari Gresik Zam Zam Ikhwan, Wakapolres Kompol Shabda Purusha, serta jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Gresik.

Double Kebahagiaan: Doa Bersama dan Kenaikan Pangkat 79 Personel
Kapolres Gresik, AKBP Ramadhan Nasution, mengungkapkan rasa syukur yang mendalam atas terselenggaranya seluruh rangkaian acara dengan lancar. Dirinya menyebut hari tersebut menjadi hari yang penuh berkah bagi institusi yang dipimpinnya.

Sebab, selain bisa bersilahturahmi dengan para ulama dan tokoh masyarakat, momen menjelang Hari Bhayangkara ke-80 ini juga bertepatan langsung dengan upacara kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi bagi puluhan anggotanya.

"Menjelang Hari Bhayangkara ke-80 ini, kami sangat bersyukur bisa bersimpuh dan berdoa bersama jajaran Forkopimda serta para tokoh agama sekalian. Hari ini juga membawa kebahagiaan ganda bagi keluarga besar Polres Gresik karena ada sebanyak 79 personel kami yang mendapatkan berkah kenaikan pangkat," ungkap AKBP Ramadhan Nasution penuh sumringah.

Kapolres juga melayangkan apresiasi tinggi kepada seluruh kepanitiaan internal yang telah menguras energi demi menyukseskan rangkaian Hari Bhayangkara, mulai dari menggelar berbagai perlombaan kemasyarakatan, bakti sosial, hingga malam doa bersama, sebelum upacara parade utama digelar keesokan harinya.

Jaga Kondusivitas Gresik Tidak Bisa Sendirian

Lebih lanjut, perwira menengah dengan dua melati di pundak ini menegaskan bahwa ikhtiar batiniah lewat doa bersama lintas agama merupakan agenda instruksi komando pusat yang dilaksanakan serentak dari tingkat Mabes Polri hingga ke polres-polres jajaran.

Pihaknya menyadari penuh, dalam menjaga ketertiban sosiologis di daerah industri seperti Kabupaten Gresik, kepolisian membutuhkan peran aktif serta restu spiritual dari para pemuka agama yang menjadi corong utama penyejuk di tengah masyarakat.

"Kami menyadari sepenuhnya bahwa tugas menciptakan situasi Kamtibmas di Gresik yang aman, sejuk, dan kondusif tidak akan bisa kami lakukan sendirian tanpa adanya kolaborasi. Dukungan Forkopimda dan bimbingan dari para tokoh agama sangat krusial karena beliau-beliau ini adalah teladan bagi warga. Kami memohon doa agar Polres Gresik selalu diberikan kekuatan dan kelancaran dalam memberikan pengabdian terbaiknya," pungkas Kapolres.

Acara ditutup dengan sesi utama, di mana para pemuka agama maju secara bergantian ke podium untuk memimpin doa sesuai dengan tata cara peribadatan keyakinan masing-masing, memohon perlindungan bagi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.