Atasi Kemacetan, Dishub Depok Usulkan 5 Rute Baru Transjabodetabek, Ini Daftarnya
Hironimus Rama July 01, 2026 11:35 AM

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, SAWANGAN – Kabar gembira bagi warga Depok yang setiap hari bermobilitas ke Jakarta.

Pemerintah Kota (Pemkot) Depok melalui Dinas Perhubungan (Dishub) tengah memperjuangkan penambahan lima rute baru layanan Transjabodetabek.

Langkah ini diambil guna memangkas waktu tempuh dan memberikan kenyamanan lebih bagi masyarakat yang selama ini bergantung pada kendaraan pribadi.

Baca juga: Mendagri Tito Dorong Perluasan Piloting Digitalisasi Bansos untuk Tata Kelola Pemerintahan Modern

Saat ini, seluruh usulan tersebut telah masuk ke tahap final dan hanya tinggal menunggu restu dari Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta.

Memperluas Konektivitas Depok-Jakarta

Sekretaris Dishub Kota Depok, Aan Syurahman, mengungkapkan bahwa pengajuan rute baru ini telah dilakukan sejak April 2026.

Pihaknya terus menjalin komunikasi intensif dengan Dishub DKI Jakarta serta pihak TransJakarta agar rencana ini segera terealisasi.

Berdasarkan pemetaan kebutuhan masyarakat, Dishub Kota Depok mengusulkan empat trayek baru dan satu penyesuaian rute (rerouting) sebagai berikut:

Shila at Sawangan – Lebak Bulus (Baru)

Terminal Sawangan – Kuningan (Baru)

Terminal Depok – Cinere – Blok M (Baru)

Terminal Jatijajar – Terminal Kampung Rambutan (Baru)

Universitas Indonesia – Manggarai (D21) (Penyesuaian dari rute sebelumnya Terminal Jatijajar – Manggarai)

Solusi Urai Kemacetan

Pengembangan layanan ini bukan tanpa alasan. Tingginya angka mobilitas warga Depok menuju Jakarta untuk bekerja dan menempuh pendidikan menjadi prioritas utama pemerintah.

“Banyak warga Depok yang bekerja atau beraktivitas di Jakarta. Karena itu, pengembangan rute ini diharapkan bisa menjadi solusi untuk mengurangi penggunaan kendaraan pribadi sekaligus mengurai kemacetan,” jelas Aan.

Jika nantinya lampu hijau diberikan oleh pihak Pemprov DKI Jakarta, Dishub Kota Depok memastikan akan segera melakukan akselerasi sarana pendukung, termasuk penambahan halte di titik-titik strategis agar aksesibilitas warga semakin mudah.

“Penambahan halte pasti akan dilakukan sebagai bagian dari dukungan operasional. Namun saat ini kami masih fokus pada pemetaan dan penguatan usulan rute,” tambahnya.

Harapannya, integrasi transportasi massal ini dapat segera dinikmati masyarakat, sehingga pilihan moda transportasi umum yang nyaman dan terjangkau di kawasan Jabodetabek semakin luas.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.