TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kulon Progo mengupayakan agar gedung baru Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Wates siap digunakan untuk Tahun Ajaran Baru ini. Progresnya pun telah mendekati target.
Kepala Bidang Sarana dan Prasarana SD-SMP, Disdikpora Kulon Progo, Wuriandreza Gigih Muktitama menyampaikan bahwa progres pembangunan sudah mencapai 77 persen.
"Sedangkan untuk waktu pelaksanaan yang telah digunakan sudah mencapai 56 persen," ungkap Gigih pada Rabu (01/07/2026).
Pembangunan gedung baru SMPN 1 Wates sudah berlangsung sejak 2019 silam dan melalui 5 tahapan. Tahap terakhir berlangsung sejak 6 April dan dijadwalkan selesai pada 2 September ini, atau selama 150 hari pelaksanaan.
Menurut Gigih, pembangunan secara keseluruhan bisa selesai pada Agustus mendatang. Namun untuk gedung utama dinyatakan siap digunakan pada Juli nanti, bersamaan dengan mulainya Tahun Ajaran Baru 2026/2027.
"Kami sekarang fokus pada bangunan utama untuk pembersihan dan penyempurnaan agar siap digunakan Juli ini," ujarnya.
Gigih mengatakan pihaknya sudah berkoordinasi dengan Komite Sekolah SMPN 1 Wates terkait proses relokasi. Rencananya, relokasi akan dilakukan antara pekan ini atau pekan depan.
Relokasi akan dilakukan dengan memindahkan perabotan dari gedung lama di dekat Alun-alun Wates ke gedung baru di Area Sawah, Kalurahan Wates. Pihak sekolah pun sudah melakukan peninjauan ke gedung utama yang akan digunakan.
"Pihak sekolah juga sudah menentukan ruang mana saja yang akan digunakan nanti, beberapa ruang sudah terpasang perlengkapan pembelajaran," jelas Gigih.
Kepala SMPN 1 Wates, Sugeng Widadi sebelumnya menyampaikan bahwa aktivitas pembelajaran akan dipindah ke gedung baru mulai Tahun Ajaran Baru ini. Pihaknya telah melakukan penataan aset yang akan direlokasi.
Sebab akan ada aset perabotan yang ditinggal atau diusulkan penghapusan aset ke Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kulon Progo. Perabotan yang akan direlokasi didominasi dari perabotan kelas dan guru.
"Sedangkan untuk pendaftaran SPMB (Sistem Penerimaan Murid Baru) tetap dilaksanakan di gedung lama karena yang baru belum siap," ujar Sugeng. (alx)