BANGKAPOS.COM - Portugal dan Kroasia akan bentrok pada fase knock-out babak 32 besar Piala Dunia 2026, Jumat (3/7/2026).
Duel panas Seleção das Quinas, julukan Timnas Portugal, melawan Kroasia akan dihelat di Stadion Toronto, Ontario, Kanada, mulai pukul 02.00 WIB.
Pertandingan ini jadi penentu, tim yang menang otomatis meraih tiket babak 16 besar, sedangkan tim yang kalah angkat koper.
Karena itu, pelatih dan skuad kedua tim dipastikan akan mengerahkan seluruh strategi dan kekuatan maksimal.
Portugal yang diarsiteki pelatih asal Spanyol, Roberto Martínez melangkah ke 32 besar dengan catatan kurang memuaskan.
Tim yang diperkuat megabintang Cristiano Ronaldo finish sebagai runner-up Grup K dengan hasil 1 kemenangan dan 2 kali seri.
Pada laga awal fase grup, Rabu (17/6/2026), Portugal imbang 1-1 melawan Republik Demokratik Kongo.
Portugal mengamuk dengan membantai Uzbekistan 5-0 pada Rabu (24/6/2026).
Di laga terakhir babak penyisihan grup, Cr7 dkk ditahan imbang Kolombia 0-0.
Hasil akhir 5 poin sudah cukup bagi Portugal melenggang ke babak gugur.
Pelatih sepak bola di Bangka Belitung, Lapril AS mengatakan, langkah berat akan dijalani Portugal untuk dapat membawa pulang trofi Piala Dunia 2026.
"Ini adalah grup neraka, kalau disuruh milih pasti mereka enggak mau di sana. Tapi ini sepak bola semua bisa terjadi, kita enggak tahu nanti kejutan apa lagi yang akan terjadi di Piala Dunia 2026," ujar Lapril dalam podcast Bangka Pos Selebrasi Lokal 2026 dipandu host Muhammad Zulkodri, Selasa (30/6/2026).
Kata Lapril, tak hanya calon lawannya yang diprediksi akan menyulitkan, namun inkonsistensi skuad bertabur bintang Portugal juga menjadi sorotan.
Saat melawan Kolombia pada Minggu (28/6/2026), Portugal dibuat kewalahan dengan aksi Luiz Diaz.
Secara statistik total 26 tembakan berhasil dilepaskan Kolombia, enam di antaranya mengarah ke gawang. Sedangkan dari kubu Portugal hanya mampu melepaskan 13 tendangan, dua di antaranya tepat sasaran.
Lapril yang pernah membawa PS Bangka ke Divisi Utama Liga Indonesia tahun 2012-2013 juga menyoroti lini tengah Portugal.
Duet Vitinha dan Joao Neves tak banyak membantu memberikan suplai bola kepada Cristiano Ronaldo.
Penguasaan bola 55 persen untuk Kolombia serta akurasi operan 91 persen, membuat Portugal tak mampu menunjukkan permainan terbaiknya.
"Memang sepertinya Portugal belum konsisten dalam penampilanya, sementara Kolombia berhasil konsisten penampilannya. Portugal masih turun naik, mungkin ada tekanan karena mereka tim yang diunggulkan," kata Lapril.
Sama seperti Portugal, Kroasia yang dilatih Zlatko Dalić finish sebagai runner-up di Grup L dengan koleksi 6 poin.
Perjalanan tim asal kawasan Balkan Eropa ini di fase grup diwarnai dengan kekalahan di pertandingan pembuka, namun sukses bangkit dan menyapu bersih dua laga sisa.
Tim berjuluk Vatreni ini menelan kekalahan dengan skor 2-4. Hasil ini membuat mereka gagal mendulang poin pada laga perdana.
Skuad berjuluk Vatreni ini sukses bangkit dan memetik kemenangan krusial 1-0 lewat gol tunggal Ante Budimir. Hasil ini sekaligus menyingkirkan Panama dari turnamen.
Kroasia memastikan kelolosan setelah mengalahkan Ghana dengan skor 2-1 melalui gol dari Petar Sucic dan Nikola Vasic.
Pahlawan kemenangan mereka, Nikola Vlasic, mencetak gol penentu hanya tujuh menit sebelum waktu normal berakhir, memanfaatkan umpan matang dari sang kapten abadi, Luka Modric.
Tambahan tiga poin ini membawa Kroasia melompati Ghana di klasemen akhir Grup L.
Pelatih Persipas U-15 Pangkalpinang, Eka Sandera mengatakan Kroasia saat ini masih mengandalkan pemain senior Luca Modric di Piala Dunia 2026.
"Memang Kroasia saat ini terlihat masih mengandalkan Luka Modric yang usianya sudah 40 tahun," kata Eka saat mengomentari preview pertandingan Kroasia vs Inggris di fase grup, Rabu (17/6/2026).
Pertemuan antara Portugal dan Kroasia di turnamen mayor selalu menyajikan tensi tinggi yang berimbang, di mana rekam jejak pertemuan terakhir kedua tim mencatat hasil imbang 1-1 pada ajang UEFA Nations League di Stadion Poljud.
Portugal sudah sering bertemu Kroasia di ajang remi maupun persahabatan.
Dari lima pertemuan terakhir, Portugal mendominasi dengan tiga kemenangan, 1 kali kalah dan 1 kali imbang.
Sejumlah situs resmi yang biasa memprediksi pertandingan sepak bola menjagokan Portugal menang melawan Kroasia.
Statistik Tim
5 Pertemuan Terakhir Portugal vs Kroasia
5 Pertandingan Terakhir Portugal
5 Pertandingan Terakhir Kroasia
Prediksi Susunan Pemain
Portugal (4-2-3-1):
Kosta; Cancelo, Dias, Veiga, Mendes; Vitinha, Joao Neves; Neto, Fernandes, Felix; Ronaldo
Kroasia (4-3-3):
Livakovic; Stanisic, Sutalo, Pongracic, Gvardiol; Sucic, Modric, Kovacic; Baturina, Budimir, Perisic
Prediksi Skor
(Bangkapos.com/Fifa.com/Sport Mole/Football5star/Rizky Irianda Pahlevi)