Kecelakaan di Sanggau! Pengendara Suzuki Satria F150 SB 21 Tahun Tewas Tragis
Syahroni July 01, 2026 01:47 PM

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID – Kecelakaan lalu lintas tunggal merenggut nyawa seorang pengendara sepeda motor di Jalan Lintas Malindo, Dusun Pesing, Desa Engkahan, Kecamatan Sekayam, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, Selasa 30 Juni 2026) sekitar pukul 02.30 WIB.

Insiden tragis tersebut melibatkan satu unit sepeda motor Suzuki Satria F150 berwarna hitam yang dikendarai SB (21), warga Dusun Raut Kayan, Desa Raut Muara, Kecamatan Sekayam.

Saat kejadian, korban berboncengan dengan DA (20), yang juga merupakan warga Dusun Raut Kayan.

Berdasarkan hasil penyelidikan awal dan keterangan sejumlah saksi, sepeda motor melaju dari arah Dusun Engkahan menuju Dusun Raut Muara.

Baca juga: Sering Picu Kecelakaan, Warga Desak Peningkatan Jalan Poros Nanga Dua Bunut Hulu Kapuas Hulu

Namun saat melintasi ruas Jalan Lintas Malindo, tepat setelah melewati tikungan di Dusun Pesing, pengendara diduga kehilangan konsentrasi sehingga tidak mampu mengendalikan laju kendaraan.

Sepeda motor kemudian keluar dari jalur dan menghantam pembatas jalan yang berada di sisi jalan.

Benturan keras membuat kedua korban terjatuh, dengan pengendara mengalami luka berat di bagian kepala.

Korban SB sempat dievakuasi ke Puskesmas Balai Karangan untuk mendapatkan pertolongan medis.

Namun setelah dilakukan pemeriksaan, korban dinyatakan meninggal dunia akibat pendarahan serius di bagian kepala yang dideritanya saat kecelakaan.

Sementara itu, penumpang berinisial DA mengalami sejumlah luka, di antaranya lecet pada wajah sebelah kiri, luka jahitan di bagian bawah bibir, serta luka lecet pada tangan kiri.

Korban mendapatkan penanganan medis dan dilaporkan dalam kondisi sadar.

Mendapat laporan dari masyarakat, Anggota Piket Regu II Polsek Sekayam segera menuju lokasi kejadian.

Petugas langsung mengamankan tempat kejadian perkara (TKP), mengatur arus lalu lintas, mendata identitas korban dan saksi, serta mengamankan kendaraan yang terlibat kecelakaan sebagai barang bukti.

Selain melakukan olah TKP, polisi juga mendokumentasikan lokasi kejadian dan mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi untuk memastikan penyebab kecelakaan.

Dari hasil pemeriksaan sementara, kecelakaan diduga dipicu oleh kurangnya konsentrasi pengendara saat melintasi jalan usai tikungan.

Kondisi jalan yang minim penerangan pada dini hari juga dinilai menjadi faktor yang meningkatkan risiko kecelakaan.

Kapolsek Sekayam, AKP Dr. Sutikno, menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban dan mengingatkan masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan saat berkendara.

“Kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga korban yang meninggal dunia"

"Peristiwa ini menjadi pengingat bagi seluruh pengguna jalan agar selalu menjaga konsentrasi saat berkendara, terlebih ketika melintasi ruas jalan yang memiliki tikungan maupun penerangan yang terbatas,” ujarnya.

Menurutnya, keselamatan berkendara tidak hanya bergantung pada kondisi kendaraan, tetapi juga kesiapan fisik dan mental pengemudi.

Berkendara pada dini hari, lanjutnya, membutuhkan kewaspadaan ekstra karena konsentrasi tubuh cenderung menurun.

Kapolsek juga mengimbau masyarakat agar tidak memaksakan diri mengemudi saat lelah atau mengantuk, selalu mematuhi aturan lalu lintas, mengurangi kecepatan saat memasuki tikungan, serta menggunakan perlengkapan keselamatan secara lengkap.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.